Dilantik Jadi Ketua KNTI Serdang Bedagai, Zulham Hasibuan: Kami Akan Hapuskan Tiga Stigma Nelayan Tradisional

SERDANG BEDAGAI, KabarMedan.com | Kemisikinan, kekumuhan dan kebodohan menjadi hal yang membayangi hidup nelayan tradisional di Serdang Bedagai.

Olehkarenanya ketiga stigma tersebut harus dibuang dan dihapuskan jika ingin membangkitkan kemajuan nelayan tradisional. Sebab jika hal tersebut masih melekat maka nelayan tradisional akan susah untuk berkembang.

Demikian disampaikan Zulham Hasibuan Ketua Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesian (KNTI), Serdang Bedagai, usai diamanatkan menjadi pimpinan KNTI di TPI Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Tanjung Beringin, Jumat (05/03/2021).

“Ada tiga hal stigma yang ingin kami hapuskan demi memajukan nelayan tradisional, pertama Kekumuhan, Kemiskinan, dan Kebodohan. Tiga stigma ini melekat dan akan kami hapuskan bersama sama “, tegas Zulham.

Zulham mengatakan, nelayan itu merupakan pejuang protein. Olehkarena itu kesejahteraan nelayan harus diperhatikan pula, sehingga antara pengeluaran dan penghasilan minimal dapat berimbang dan tidak terus dijalur bawah terus atau digaris kemiskinan.

Baca Juga:  Terkait Pembangunan Tower B RS Haji Medan, Ini Penjelasan Pemprov Sumut

Olehkarenanya, dengan hadirnya KNTI ini dapat mendorong kemajuan dan semangat baru untuk memperjuangkan kesejahteraan nelayan tradisional yang ada di Sedang Bedagai.

“Harapan kami kepada perwakilan Staf Ahli Kantor Kepresidenan dan KKP dengan terbentuknya organisasi ini ada harapan baru yang akan kami raih terhadap program program Pemerintah terkhusus untuk peningkatan kesejahteraan para nelayan tradisional”, ujar Zulham

Sementara itu Ketua Umum KNTI, Muhammad Riza Adha Damanik mengungkapkan, awalnya KNTI dibentuk untuk melakukan pengorganisasian terhadap nelayan kecil.

Pengorganisasian penting dilakukan sebab biaya produksi nelayan sangat besar sedangkan hasilnya tidak sebanding sehingga tidak efisien. Olehkarenanya perlu pengorganisasian untuk merubah hasil yang kecil ini menjadi hasil yang melimpah ruah.

Di samping itu katanya, ada klaster ikan yang cukup luas dimasa pandemi ini. Hal itu harus dibajak untuk mengkampanyekan penjualan ikan di tengah Pandemi COVID-19 ini, karena ikan memiliki protein yang baik untuk menjaga tubuh disaat saat ini.

Baca Juga:  Bobby Nasution Inisiasi Kolaborasi Pembangunan PSEL Medan Raya, Segera Groundbreaking

Olehkarenanya hal ini bisa menjadi satu program KNTI untuk mendorong kemajuan tersebut sehingga masyarakat rajin memaka ikan dan nelayan tradisional terimbas dari proses tersebut.

Kepada Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, Riza Damanik mengharapkan, agar dapat membimbing KNTI Serdang Bedagai, agar dapat bersinergis dan bermanfaat pula bagi masyarakat Serdang Bedagai.

” Kepada Pemerinta Daerah, kami mohon bimbingan sehingga keberadaan KNTI dapat bermanfaat untuk masyarakat di Sergai dan dapat bersinergis juga dengan pemerintah” kata Riza Damanik.

Hadir pada kesempatan tersebut, Staff Ahli Kantor Kepresidenan Bidang Kemaritiman, Perwakilan KKP, Bupati Sergai diwakili Kadis Perikanan dan Kelautan, Perwakilan Kementerian Koperasi.[KM-04]