SERDANG BEDAGAI, KabarMedan.com |   DPRD Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) resmi meluncurkan program inovasi pelayanan publik bernama Kopi Dewan Mantab (Posko Aspirasi Dewan – Manajemen Tindak Lanjut Aspirasi Berkelanjutan) di Kantor DPRD Sergai, Rabu (4/11/2026).

Peresmian wadah penyampaian aspirasi masyarakat ini ditandai dengan pemotongan pita serta peninjauan langsung posko oleh Ketua DPRD Sergai Togar Situmorang bersama Bupati Sergai Darma Wijaya.

Ketua DPRD Sergai, Togar Situmorang, menegaskan bahwa kehadiran posko ini menjadi komitmen lembaga legislatif untuk semakin dekat dan cepat merespons kebutuhan warga.

“Melalui Kopi Dewan Mantab ini, masyarakat tidak perlu sungkan datang ke DPRD. Sambil ngopi, masyarakat bisa menyampaikan aspirasi. Semua aspirasi akan kita manajemen dan tindaklanjuti secara berkelanjutan, tidak hanya ditampung tapi dipastikan ada tindak lanjutnya,” ujar Togar.

Baca Juga:  Dishub Sergai Jelaskan Proyek LPJU Senilai Rp6,69 Miliar untuk 174 Titik Jalan Kabupaten

Bupati Sergai, Darma Wijaya, turut memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan menilai posko tersebut sebagai jembatan komunikasi yang sangat efektif antar-lembaga dan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten sangat mendukung. Dengan adanya posko ini, aspirasi masyarakat akan lebih cepat tersampaikan dan ditindaklanjuti bersama. Ini wujud nyata pelayanan yang dekat dengan rakyat,” ucap Darma Wijaya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Sergai sekaligus Project Leader, Muhammad Fahmi, menjelaskan bahwa inovasi yang digagas lewat Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II ini dirancang agar masyarakat bisa melapor kapan saja tanpa menunggu masa reses.

Baca Juga:  Dishub Sergai Jelaskan Proyek LPJU Senilai Rp6,69 Miliar untuk 174 Titik Jalan Kabupaten

“Program ini bukan sekadar menyediakan tempat bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, tetapi juga membangun sistem manajemen tindak lanjut agar setiap aspirasi yang masuk dapat terdokumentasi dan dipantau proses penyelesaiannya,” jelas Fahmi.

Fahmi menambahkan bahwa Kopi Dewan Mantab dirancang membawa sejumlah keunggulan utama, seperti percepatan respons, transparansi, serta pendokumentasian data terstruktur.

“Meskipun pada tahap awal pelayanan baru dapat diakses secara tatap muka (offline), ke depan sistem tersebut diproyeksikan akan dikembangkan menjadi layanan digital (online) yang dapat diakses publik selama 24 jam penuh”, pungkasnya.

Berkomentarlah secara bijaksana, komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator.

Please enter your comment!
Please enter your name here