Ekonomi Sumut Tahun 2020 Ditargetkan Tumbuh 5,5 Persen

MEDAN, KabarMedan.com | Pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara tahun 2020 diperkirakan akan cerah dibangkan tahun 2019.

Di mana, pertumbuhan ekonomi di Sumut tahun 2020 ditarget pada kisaran 5,1 hingga 5,5% lebih tinggi dari target tahun 2019 sekitar 5,0 hingga 5,4%. Optimisme ini didorong oleh peningkatan konsumsi rumah tangga, investasi dan ekspor.

“Dari sisi lapangan usaha pertumbuhan ekonomi didorong oleh perdagangan, konstruksi, dan industri pengolahan,” kata Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumut Wiwiek Sisto Widayat, Kamis (7/11/2019).

Wiwiek mengatakan, perekonomian Sumut pada triwulan III 2019 tumbuh 5,11% (yoy), lebih rendah dari triwulan sebelumnya (5,25% yoy). Namun demikian, pencapaian tersebut di atas pertumbuhan ekonomi Nasional dan Sumatera.

“Pertumbuhan ekonomi menurun dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Pertumbuhan Sumut tertinggi ke-4 diantara 10 provinsi di Sumatera,” ujarnya.

Wiwiek mengungkapkan, faktor pendorong pertumbuhan ekonomi seperti konsumsi pemerintah yaitu penyerapan anggaran lebih baik untuk program peningkatan kualitas tenaga kerja, pendidikan, kesehatan, pertanian, pariwisata serta peningkatan anggaran transfer, dana desa, serta bantuan sosial dari pusat.

Faktor lain adalah impor luar negeri, seperti impor barang modal dan bahan baku turun seiring dengan penurunan kinerja investasi dan lapangan usaha industri pengolahan, akibat pelemahan kinerja ekonomi mitra dagang utama.

“Untuk faktor pertanian, katanya, kondisi cuaca yang kondusif serta dampak positif dari program Pemda di bidang pertanian. Dari konstruksi terus bergulirnya proyek-proyek seperti jalan tol, pembangkit listrik, gedung perkantoran, pertokoan dan lainnya,” jelasnya.

Ke depan Bank Indonesia akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait guna mempertahankan stabilitas ekonomi, pendorong permintaan domestik, serta meningkatkan ekspor pariwisat, dan aliran masuk modal asing. [KM-03]