MEDAN, KabarMedan.com | Pembangunan jaringan gas bumi untuk 5.656 sambungan rumah tangga di Kota Medan diresmikan, Selasa (26/3/2019). Jarigan gas bumi tersebut mencakup wilayah Tegal Sari Mandala, Medan Area, dan Medan Denai.
Deputi Keuangan dan Monetisasi SKK Migas Parulian Sihotang, mengatakan penggunaan gas bumi jauh lebih efisien bagi rakyat miskin maupun industri.
“Pembangunan jaringan gas bumi ini jauh lebih efisein dan aman tentunya, jika dibandingkan dengan LPG,” katanya.
Ia menjelaskan, 5656 pipa unit sambungan rumah atau SR dengan total panjang pipa sebesar 72.385 meter di Kota Medan.
“Untuk biaya perbulan yang harus dibayar kelas RT1 dan PK1 sebesar Rp 4.250 sedangkan untuk RT2 dan PK2 sebesar Rp. 6.250,” ucapnya.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kota Medan, Khairul Syahnan mengatakan, pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga di Kota Medan ini telah dilaksanakan sejak Tahun 2018.
“Alhamdulillah sejak tahun 2018 sebagian warga Kota Medan telah menikmati Jargas yang tersambung ke rumah warga. Kedepannya akan lebih banyaj lagi sambungan Jargas ke rumah-rumah warga yang ada di Kota Medan,” cetusnya.
Ia mengatakan, pembangunan Jargas ini adalah upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan energi yang bersih, murah, ramah lingkungan dan efisien.
Penggunaan jargas akan mampu menghemat elpiji sebanyak 216 ton per bulan dan mengurangi subsidi sebesar 1,5 Miliyar Rupiah per bulannya.
“Kita berharap, pemasangan Jargas ini akan mampu menghilangkan pemandangan antrean warga yang mengular panjang berjibaku untuk membeli gas elpiji,” pungkasnya. [KM-03]














