Libur Panjang Imlek 2026, KAI Divre I Sumut Layani 35.265 Pelanggan; Arus Penumpang Menuju Rantauprapat dan Tanjungbalai Meningkat

MEDAN, KabarMedan.com | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatatkan volume penumpang yang signifikan selama periode libur panjang Imlek 2026. Dalam kurun waktu empat hari terakhir, terhitung sejak Jumat (13/2) hingga Senin (16/2), tercatat sebanyak 35.265 pelanggan telah menggunakan jasa layanan kereta api di wilayah tersebut.

Puncak kepadatan penumpang terjadi pada Sabtu (14/2) dengan total tiket terjual mencapai 9.459 kursi. Dari 22 perjalanan kereta api yang dioperasikan setiap harinya di Sumatera Utara, 16 jadwal perjalanan terisi penuh atau mencapai okupansi 100 persen, termasuk pada rangkaian KA Sribilah Utama Fakultatif.

Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa tren positif ini mencerminkan kian kuatnya pilihan masyarakat terhadap moda transportasi rel.

“Tingginya antusiasme masyarakat Sumatera Utara untuk menggunakan kereta api adalah bukti kepercayaan publik yang terus meningkat untuk menggunakan transportasi umum yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Anwar.

Baca Juga:  Gubsu Bobby Nasution Dampingi Kapolri Bersama Ketua Komisi IV DPR RI Tinjau Kondisi Korban Bencana di Tapanuli Tengah

Data statistik menunjukkan fenomena menarik di beberapa stasiun. Stasiun Medan menjadi titik keberangkatan paling sibuk, di mana dalam empat hari terakhir sebanyak 13.376 penumpang meninggalkan ibu kota provinsi tersebut. Angka ini lebih tinggi dibandingkan volume kedatangan di Stasiun Medan yang tercatat sebanyak 11.872 orang.

Kondisi kontras justru terpantau di Stasiun Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, dan Stasiun Tanjungbalai. Di kedua stasiun tersebut, jumlah penumpang yang datang lebih mendominasi dibandingkan mereka yang berangkat. Di Stasiun Rantauprapat, tercatat 3.858 penumpang tiba, sementara yang berangkat berjumlah 3.120 orang. Senada dengan itu, Stasiun Tanjungbalai melayani kedatangan 3.245 penumpang dan keberangkatan 2.554 orang.

Anwar menambahkan, fenomena ini berkaitan erat dengan momentum kalender tahun ini yang mempertemukan libur Imlek dengan persiapan memasuki bulan suci bagi umat Muslim.

“Fakta ini menunjukkan bahwa banyak masyarakat yang sebelumnya bekerja di Kota Medan dan sekitarnya memanfaatkan libur panjang Imlek untuk pulang ke kampung halaman guna mengawali puasa di Bulan Ramadan 2026 bersama keluarga,” jelasnya.

Baca Juga:  Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA

Menurutnya, keberadaan kereta api di Sumatera Utara kini memiliki peran lebih dari sekadar alat angkut. Dengan harga tiket yang ekonomis serta perjalanan yang efisien dan bebas macet, kereta api menjadi sarana krusial dalam memudahkan silaturahmi serta merekatkan ikatan keluarga meskipun terpisah jarak antar-kota.

“KAI Divre I Sumut berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan menyediakan layanan transportasi yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga inklusif bagi seluruh lapisan warga Sumatera Utara. KAI akan terus memastikan setiap perjalanan menjadi pengalaman yang berkesan dalam menghubungkan setiap individu dengan orang-orang terkasih,” pungkas Anwar. [KM-09]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.