Listrik Padam, Cafe di Kota Medan Padat

Warkop Cutbang di Jalan Abadi Medan dipadati masyarakat yang mengisi baterai handphone dikarenakan pemadaman listrik di Pulau Sumatera. (Foto: KM07)

Medan, KabarMedan | Padamnya listrik di beberapa provinsi di Pulau Sumatera berimbas kepada para pengusaha cafe di Kota Medan, khususnya yang menggunakan genset sebagai bantuan menghidupkan listrik. Seperti yang terjadi di Cutbang Kopi di Jalan Abadi Medan yang terlihat dipadati pengunjung yang berasal dari berbagai kalangan, Sabtu (23/05/2026).

Beberapa wilayah di Kota Medan yang belum dialiri arus listrik membuat sebagian besar masyarakat berbondong-bondong mencari tempat untuk mengisi baterai handphone, tablet atau laptop mereka. “Saya dari Jalan Flamboyan kemari, udah dari semalam listrik kami mati sampai sekarang, handphone pun sudah mati,” ucap Rizki salah satu pengunjung Cutbang Kopi kepada KabarMedan.

Rizki mengaku sudah duduk di tempat itu sejak pukul 08.00 WIB pagi. Sejak semalam, ia sudah berkeliling mencari lokasi mana saja yang bisa diakses arus listrik. Bahkan, ia juga sempat duduk di Mc Donald Ring Road untuk mengecas handphonenya.

“Semalam saya sudah di Mc D sampai jam 12 malam. Masih belum hidup juga. Sekarang Mc D nya tutup jadi saya keliling. Dan dapatlah di sini,” akunya.

Rizki menuturkan, bukan hanya mati lampu yang menjadi persoalan akan tetapi juga air yang tidak mengalir dari PDAM. Ditambah sinyal handphone yang tak jelas keberadaannya. “Benar-benar parah ini, bukan cuma listrik, tapi hampir semua sumber energi ga ada,” katanya.

Warga Jalan Perjuangan Johor, Amelia juga mengaku sejak pukul 18.45 WIB semalam (22/05/2026) listrik di rumahnya padam. Saat ditemui, ia membawa serta keluarganya ke Cutbang Kopi dengan tujuan mengisi semua baterai handphone dan tablet milik keluarganya. Selain itu, ia juga mengaku mencari makanan di cafe karena sulit untuk memasak di rumah.

“Gimanalah, namanya mati lampu, mau masak susah. Semalaman handphone dipake untuk senter habis baterai, lengkap sudah penderitaan,” tuturnya.

Diketahui, sejak pukul 18.44 WIB (22//05/2026) beberapa provinsi di Pulau Sumatera mengalami pemadaman massal seperti Sumatera Utara, Aceh, Riau, Sumatera Barat dan beberapa wilayah lainnya. Hingga (23/05/2026) pukul 11.30 WIB sebagian besar wilayah di Kota Medan masih mengalami pemadaman. Beberapa cafe dan warung kopi yang sudah hidup listrik atau menggunakan genset menjadi sasaran serbuan masyarakat yang ingin mengisi perut dan baterai handphone. [KM07}