Mali Juara Piala Kemerdekaan Usai Tundukkan Timnas U-17, 2-1

DELI SERDANG, KabarMedan.com | Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Mali pada laga terakhir Piala Kemerdekaan di Stadion Utama Sumatera Utara, Senin (18/8/2025).

Skuad asuhan Nova Arianto kalah dengan skor tipis 2-1 meski sempat memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.

Sejak menit awal, Indonesia tampil cukup disiplin. Pada menit ke-6, sundulan Zoumana Balo berhasil ditepis kiper muda Garuda, Dafa Al Gasemi.

Dua menit berselang, Matthew Baker sempat mengancam lewat sundulan, namun bola sudah lebih dulu dalam posisi offside.

Mali kemudian meningkatkan intensitas serangan. Menit ke-21, sundulan Zoumana Balo mengenai mistar gawang dan memantul ke dalam, membuat Mali unggul 1-0.

Keunggulan itu digandakan pada menit ke-34 melalui sepakan jarak jauh Seydou Dembele yang tak mampu dijangkau Dafa.

Baca Juga:  John Herdman Panggil 23 Pemain Untuk Persiapan Asean Championship 2026

Namun, Indonesia cepat merespons. Dua menit berselang, Fadly Alberto Hengga memperkecil kedudukan menjadi 1-2 lewat sundulan usai memanfaatkan lemparan jauh Fabio Azkariawan.

Gol ini membangkitkan semangat Garuda Muda hingga akhir babak pertama.

Memasuki paruh kedua, Mali tetap menekan pertahanan Indonesia.

Beberapa peluang berhasil digagalkan barisan belakang, termasuk aksi impresif Baker yang mematahkan tusukan lawan.

Menit ke-55, Coach Nova melakukan rotasi besar dengan memasukkan Ilham Romadhona, Rafi Rasyiq, dan Zahaby Goly.

Indonesia sempat mendapat momentum ketika Rafi Rasyiq melancarkan tembakan keras dari luar kotak penalti di menit ke-75, namun masih melambung.

Sebaliknya, Mali juga tak mampu menambah gol meski menciptakan beberapa peluang emas.

Baca Juga:  John Herdman Panggil 23 Pemain Untuk Persiapan Asean Championship 2026

Pertandingan berlangsung keras. Fabio Azkariawan diganjar kartu kuning menit ke-79, sementara kapten Mali, Tiemoko Berthe, lebih dulu menerima peringatan wasit di menit ke-71 usai melanggar Rafi.

Di sisa waktu, Indonesia berusaha menyamakan kedudukan dengan melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Noha Oliver dan Fandi Ahmad.

Namun hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-1 untuk keunggulan Mali tak berubah.

Hasil ini membuat Mali keluar sebagai juara di Piala Kemerdekaan setelah berhasil meraih poin sempurna sembilan hasil dari tiga kemenangan beruntun pada turnamen ini.

Sementara Timnas Indonesia harus puas meraih Runner up dengan torehan empat poin hasil dari sekali menang, seri imbang dan sekali kalah.[KM-04]