JAYAPURA, KabarMedam.com | Atlet balap kursi roda Sumatera Utara (Sumut), Nina Gusmita, sukses meraih tiga medali emas di ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke XVI/2021, Jumat (12/11/2021).
Atlet kelahiran Medan, 8 Agustus 1998 yang kini telah bergabung bersama Pelatnas, mengaku bangga bisa mempersembahkan prestasi untuk Sumut.
“Tahun 2007 ASEAN Para Games di Malaysia saya ikut voli duduk tapi kekurangan negara dan tidak jadi dipertandingkan. Kemudian 2018 di Asian Para Games masih gagal. Prestasi pertama di kejurnas dan ini kedua di Peparnas,” tutur Gusmita.
Tiga medali tersebut diraih olehnya di nomor 100, 200 dan 400 meter balap kursi roda.
Pada final terakhir yang berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Gusmita meraih emas di nomor 200 meter putri usai finish dengan waktu tercepat 33,44 detik.
kemudian Gusmita mengaku sempat menolak untuk bergabung menjadi atlet balap kursi roda. Namun, karena melihat peluang untuk bermain di level internasional lebih tinggi, akhirnya mahasiswa Stok Bina Guna Medan ini menerima ajakan tersebut.
“Awalnya memang ditawari kursi roda, tapi saya malah tidak mau. Akhirnya tahu kalau APG 2019 Filipina itu gak jadi, lalu ditawari dan ikut pelatnas,” ujarnya.
Ia bertekad bisa tampil di event dunia hingga Paralimpiade. Demikian ia menyadari perjuangan besar bagi dirinya untuk bisa tampil di event terakbar tersebut.
“Harus cari poin dulu dan kalau cukup terkumpul baru bisa ke sana,” ucapnya.
Nina Gusmita merupakan satu-satunya atlet yang sukses mempersembahkan tiga emas bagi Sumut. Medali emas pertama disumbangkannya di nomor balap kursi roda 400 meter putri dengan waktu 1 menit 07,49 detik sekaligus pecahkan rekor Peparnas 2016.
Lanjut emas kedua di nomor 100 meter putri mampu mencatat waktu tercepat 33,44 detik atau lebih baik dari rekor Peparnas 2016 yang ditorehkan atlet Kalimantan Selatan Mulyani dengan waktu 36,69 detik. [KM-103]














