2 Orang Pasien Berstatus ODP dan PDP COVID-19 Asal Sergai Meninggal Dunia

Ilustrasi pemakaman pasien COVID-19.

SERDANG BEDAGAI, KabarMedan.com | 2 orang pasien berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumut, meninggal dunia, pada Sabtu, 11 April 2020.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penaganan COVID-19 Kabupaten Serdang Bedagai, Akmal, di Posko Gabungan Terpadu Penanganan COVID-19, Sei Rampah, Minggu (12/04/2020) menerangkan 2 orang pasien berstatus ODP dan PDP adalah warga Kabupaten Sergai.

Menurut Akmal, pasien ODP tersebut dirawat di RS Sri Pamela Kota Tebing Tinggi sejak Jumat, 10 April 2020, dan diagnosa Pneumonia CKD atau Kidney Chronic Desease dengan keluhan batuk dan sesak nafas.

Pasien juga telah lama menderita sakit ginjal dan asam lambung. Namun pasien tidak ada riwayat perjalanan keluar negeri maupun ke daerah zona merah COVID-19.

Baca Juga:  HUT ke-22 Kabupaten Sergai, Darma Wijaya Ajak ASN Bersyukur, Empati dan Kuatkan Pelayanan Publik

“Berdasarkan dari keterangan rumah sakit tempat pasien dirawat, bahwa hasil rapid test-nya negatif. Pasien tersebut juga sudah dimakamkan di kampung halamannya sesuai prosedur tetap (protap) COVID-19,” terang Akmal.

Selain pasien dengan status ODP yang meninggal, satu orang lagi meninggal berstatus PDP. PDP ini masuk Rumah Sakit Royal Prima Medan, pada Sabtu, 11 April 2020 dini hari, dan dinyatakan meninggal pada sore harinya sekira pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pasien mempunyai keluhan sesak nafas dengan diagnosa Pneumonia.

“Telah dilakukan tes swab dan masih menunggu hasil, kemudian setelah melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit,

Pemko Medan dan juga keluarga korban telah disepakati akan dilakukan pemakaman pada malam harinya sesuai protap COVID-19 di Pemakaman Simalingkar B Medan,” terang Akmal.

Baca Juga:  Rilis Akhir Tahun, Polres Sergai Ungkap Pengembalian Kerugian Negara Rp432 Juta dari Dana Desa dan BOS

Sementara itu, menurut keterangan Kadis Kesehatan Sergai dr. Bulan Simanungkalit, dan Direktur RS Sultan Sulaiman dr. Nanda Satria Hasrimy, pasien yang berstatus ODP maupun pasien PDP ini tidak melalui rujukan dari Puskesmas maupun rumah sakit Pemerintah dan swasta di wilayah Sergai.

ODP maupun PDP ini masuk melalui IGD, sehingga rujukannya dari IGD rumah sakit yang bersangkutan. Mereka masing-masing masuk IGD baik di RS Sri Pamela maupun RS Royal Prima tanpa melalui rujukan RS dari Sergai. [KM-04]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.