Perhumas Muda Medan Gelar Kegiatan Perhumas Berbagi

Ketiadaan Listrik di Desa Telaga Tujuh

Desa Telaga Tujuh hanya memiliki dua PAUD, satu SD Negeri, satu SD Swasta, satu SMP Negeri dan satu SMP Swasta. Menurut data jumlah murid di SD Alwasliyah berjumlah 74 anak , dan jumlah murid di SMP Swasta kelas 1 sampai 3 berjumlah 45 anak. Anak-anak di Desa Telaga Tujuh juga masih minim untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA, karena jauh harus keluar dari desa tersebut.

Plt Kepala Desa Telaga Tujuh, Sarman mengatakan, masih banyak anak-anak tidak sekolah, putus sekolah dan tidak melanjutkan sekolah lagi ketika sudah tamat SD atau SMP.

“Anak-anak Desa masih minim tentang hal pendidikan, apalagi untuk melanjutkan pendidikan sampai SMA. Karena SMA juga sudah jauh dan harus keluar dari Desa ini,” ungkap Sarman.

Sarman menambahkan, Desa Telaga Tujuh memiliki tujuh Dusun, namun ada satu Dusun yang tidak pernah mendapatkan aliran listrik. Padahal perkampungan tersbeut sudah ada puluhan tahun silam.

“Untuk penerangan warga menggunakan lampu sentir, namun minyak tanah juga susah dicari. Bisa dibayangkan kondisi yang dialami warga setempat, hidup dalam kegelapan tiap malamnya,” sebutnya.

Sarman dan perangkat Desa bahkan sudah berulang kali menyurati Pemerintah daerah dan mendatangi PLN Wilayah Binjai, bahkan mereka kesana dengan beberapa warga yang rumahnya tidak teraliri listrik; namun sampai sekarang tidak ada tanggapan ataupun tindakan dari kedua instasi tersebut. [KM-01]