DELISERDANG, KabarMedan.com | Guna mempermudah perjalanan masyarakat, penyedia aplikator Grab bersama PT. Angkasa Pura II meluncurkan GrabCar Airport di tujuh bandara di Sumatera.
Peluncuran ini diharapkan dapat menggenjot jutaan pengunjung baik dari dalam dan Iuar negeri ke berbagai kota di Sumatera.
Ketujuh bandar udara tersebut, yaitu Bandar Kualanamu, Bandara Internasional Silangit Tapanuli Utara, Bandara Internasional Sultan Badaruddin II Palembang, Bandara Internasional Radin Inten II, Bandara Lampung, Bandara Internasional Minangkabau Padang, Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dan Bandar Silampari Lubuklinggau.
Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia menjelaskan, pihaknya ingin menjadikan transportasi yang aman dan nyaman bagi wisatawan dan masyarakat menuju bandara, kemudahan pembayaran, hingga keuntungan lainnya.
Melalui kerja sama strategis dengan PT. Angkasa Pura II, Grab menjadi perusahaan ride-hailing pertama yang secara resmi bekerja sama dengan otoritas ketujuh bandara di Sumatera.
“Kepercayaan serta dukungan Kementerian Pariwisata dan Angkasa Pura terhadap Grab, merupakan bukti nyata dari peran kami dalam mempromosikan pariwisata Indonesi,” katanya disela peresmian layanan GrabCar Airport di Bandara Kualanamu, Kamis (11/7/2019).
Ia juga berharap, kehadiran Iayanan GrabCar Airport di 14 bandara di lndonesia dapat mendorong ekonomi lokal, termasuk meningkatkan pendapatan mitra driver Grab.
“Kehadiran Grab di bandara Silangit diharapkan dapat mendukung sektor pariwisata di Danau Toba dan sekitarnya,” ujarnya.
Presiden Direktur PT. Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin menyatakan, sebagai operator bandar udara kelas dunia, Angkasa Pura II terus berusaha memberikan layanan prima yang memenuhi standar keamanan, keselamatan, dan kenyamanan namun tetap sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Kerja sama ini menjadi bentuk nyata usaha kami dalam meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh pengguna jasa di 16 bandar udara yang dikelola oleh Angkasa Pura II,” cetusnya.
Pihaknya percaya bahwa kemudahan akses transportasi online di 7 (tujuh) Bandar Udara Internasional di Sumatera, dapat menjadi nilai tambah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada para pengunjung.
“Kami juga percaya bahwa layanan GrabCar Airport akan membantu mobilitas pengguna jasa bandara dengan lebih baik,” tambahnya.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan meyakini dengan komitmen Grab untuk mendukung sektor pariwisata Indonesia dengan menghadirkan GrabCar Airport, bisa menjadi solusi yang memberikan kemudahan akses pengunjung untuk berwisata maupun kunjungan bisnis.
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengaku, sangat senang kehadiran GrabCar Airport di bandara Kualanamu dan Silangit serta bandara lainnya di Sumatera, dapat melengkapi sistem transportasi Indonesia.
“Para pengunjung yang tiba di bandara dapat dengan mudah melanjutkan perjalanannya hanya dengan mengakses aplikasi Grab,” akunya.
Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Danau Toba, Arie Prasetyo yang mewakili Kementerian Pariwisata berharap, dengan hadirnya layanan Grab khususnya di bandara Silangit dapat membantu merealisasikan target kunjungan 1 juta wisatawan ke Danau Toba hingga 2023. [KM-03]














