Positif Corona di Sergai Kembali Bertambah Menjadi 34 Kasus, 16 Diantaranya Dinyatakan Sembuh

SERDANG BEDAGAI, KabarMedan.com | Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Akmal melaporkan terjadi penambahan warga yang positif terjangkit COVID-19.

“ Pada kasus pertama, korban berinisial SS merupakan seorang wanita berusia 61 tahun dan merupakan warga Kecamatan Teluk Mengkudu. Korban adalah pensiunan PNS. Menurut informasi, yang bersangkutan (ybs) memiliki riwayat perjalanan ke Kota Medan untuk menghadiri acara keluarga,” buka Akmal, di Dinas Kominfo, Kamis (22/07/2020).

Akmal menyebut, Pada tanggal 16 Juli, korban mendapat perawatan di RS Martha Friska karena mengalami keluhan berupa demam, sakit tenggorokan, sesak nafas, batuk dan kemudian masuk dalam Pasien dalam Pengawasan (PDP).

Karena hal tersebut, pihak RS kemudian melakukan rapid test terhadap ybs dan hasilnya ternyata reaktif. Sampel swab langsung diambil di hari yang sama untuk kemudian dilakukan PCR test. Lalu pada hari senin, 20 Juli, pihak Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara merilis hasil tes dan menyatakan ybs positif COVID-19.

Akmal melanjutkan, korban kedua berinisial K, pria berusia 47 tahun asal Kecamatan Dolok Masihul.  Korban mengeluhkan demam, sakit tenggorokan, sesak nafas, batuk dan kemudian menjalani perawatan di RS GL. Tobing, Tanjung Morawa. Korban juga lalu dimasukkan dalam kategori PDP.

“Prosedur rapid test dilakukan terhadap korban sekaligus PCR langsung diterapkan di hari yang sama oleh pihak Rumah Sakit. “Rilis hasil PCR test korban pertama dan kedua keluar di hari yang sama, yaitu tanggal 20 Juli dan hasilnya juga positif terjangkit COVID-19,” sebutnya.

Akmal meneruskan, korban ketiga merupakan pria inisial CJM, usia 25 tahun, warga asal Kecamatan Sei Bamban. Sebelumnya korban ini tidak masuk dalam data PDP di peta sebaran Sergai. Saat ini ybs dirawat di RS Prima Husada Cipta Medan.

Dinas Kesehatan, tambah Akmal lagi, langsung melakukan tindakan penanganan yang diperlukan untuk meminimalisir rantai penularan lanjutan.

“Tindakan yang dilakukan antara lain melakukan tracing terhadap orang-orang yang menjalani kontak erat dengan korban terkhusus anggota keluarga. Selain itu juga dijalankan prosedur disinfeksi dengan menyemprotkan cairan disinfektan ke kediaman korban dan daerah sekitarnya,” katanya lagi.

Selain terjadi lonjakan kasus, Akmal juga menerangkan terjadi kesembuhan terhadap 3 orang pasien hingga membuat kasus aktif COVID-19 di peta sebaran Kabupaten Sergai menjadi 16 dari total 34 kasus.

“Namun ada pula kabar baik yaitu dengan bertambahnya 3 orang warga yang dinyatakan sembuh. Ketiga warga tersebut adalah insial IS dan HS asal Kecamatan Perbaungan dan YMLR, asal Sei Bamban, sehingga total warga yang sembuh dan bebas dari Covid-19, yaitu sebanyak 17 orang. Sedangkan 1 lainnya adalah korban pertama yang sudah meninggal dunia,” sebutnya.

Selain itu per data terakhir yang di-update, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih menjalani masa pantau selama 14 hari sebanyak 433 orang, sedangkan yang sudah selesai pantau 837 orang. Untuk PDP saat ini berjumlah 2 orang dan selesai pengawasan sebanyak 43 orang.

 “Terakhir untuk ODP yang meninggal sebanyak 2 orang dan PDP yang meninggal ada 6 orang,” pungkas Akmal.[KM-04]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.