Presiden Ukraina Samakan Invasi Militer Rusia Seperti Nazi Jerman

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. (Foto: Ist)

MEDAN, KabarMedan.com | Rusia diketahui telah melakukan operasi militer khusus terhadap Ukraina pada Kamis (24/2/2022) pagi waktu setempat. Invasi militer ini dilaporkan menyebabkan ratusan warga Ukraina meninggal.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pun menanggapi keras invasi militer yang dialami negaranya. Bahkan lewat salah satu cuitannya, Zelenskiy menganalogikan aksi Rusia dengan bagaimana Nazi Jerman memicu terjadinya Perang Dunia II puluhan tahun lalu.

“Rusia dengan licik menyerang negara kita di pagi hari, seperti yang dilakukan Nazi Jerman selama Perang Dunia II,” kata Zelenskiy, dalam akun Twitternya, dikutip dari Suara.com, Sabtu (26/2/2022).

“Saat ini negara kita sudah berada di sisi yang berbeda dalam sejarah dunia,” tambahnya.

“Rusia sudah memulai jalan kejahatan, tetapi Ukraina akan membela diri dan tidak akan melepaskan kebebasannya, tak peduli apapun yang dipikirkan Moskow,” tegasnya.

Baca Juga:  Kedubes AS Selenggarakan Lokakarya untuk Perkuat Kemitraan Pendidikan AS-Indonesia

Dalam cuitan yang sama, Zelenskiy juga memastikan Ukraina sudah memutuskan hubungan diplomatik dengan Rusia.

Padahal, kedua negara sebelumnya merupakan sekutu dekat, mengingat Rusia dan Ukraina sama-sama negara pecahan Uni Soviet.

“Kami sudah memutuskan hubungan diplomatik dengan Rusia,” tegas Zelenskiy lagi.

“Untuk semua orang yang belum kehilangan hati nuraninya, inilah saatnya untuk keluar dan memprotes perang (yang dicetuskan Rusia) dengan Ukraina.”

Bukan hanya itu, Zelenskiy juga mendorong warganya untuk lebih berani menghadapi invasi militer yang dilakukan Rusia.

Termasuk dengan menjanjikan senjata untuk setiap warganya yang siap turun ke jalan membantu menghalau militer pihak lawan.

Baca Juga:  Kedubes AS Selenggarakan Lokakarya untuk Perkuat Kemitraan Pendidikan AS-Indonesia

Upaya Zelenskiy tidak berhenti sampai di situ. Ia juga menjanjikan peniadaan hukuman untuk warganya yang berkenan angkat senjata membantu melawan militer Rusia.

Langkah-langkah ini ia lakukan untuk mendampingi upaya meredam ketegangan yang telah ditempuh Zelenskiy, seperti dengan meminta bantuan blok barat serta diplomasi.

“Kami akan memberikan senjata untuk siapapun yang ingin mempertahankan negaranya. Bersiaplah untuk mendukung Ukraina di setiap penjuru kota,” ungkap Zelenskiy.

“Kami juga akan meniadakan sanksi untuk warga Ukraina yang siap mempertahankan negaranya,” tambahnya.

“Siap menunjukkan upaya pertahanannya dengan senjata di tangan,” tandasnya. [KM-07]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.