MEDAN, KabarMedan.com | Konsulat Amerika Serikat untuk Sumatera, dan ASA sebuah lembaga pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan berbasis olah raga, mengadakan kegiatan lari sepanjang 5 KM di Royal Sumatra Golf Course Medan, pada Minggu (24/4/2016).
Kegiatan ini digelar sebagai acara puncak program Empowerun Indonesia 2016. Acara lari ini juga dilaksanakan di kota Jakarta, Surabaya, dan Balikpapan. Kedutaan Amerika Serikat dan ASA telah mendukung persiapan 20 pelatih dan 300 siswi di Kota Medan yang berlatih mulai dari bulan Oktober 2015 untuk mengikuti acara puncak ini. Setiap minggunya program ini menawarkan aktifitas interaktif dan dinamis bagi ratusan siswi berupa pelatihan pengembangan diri dan pelatihan teknis untuk lari sepanjang 5 KM.
Program ini bertujuan untuk memberdayakan remaja putri melalui kegiatan lari yang disertai dengan pelatihan pengembangan diri yang dirancang untuk memberi kesempatan bagi partisipan untuk mengenal dan menggunakan potensi dalam diri sendiri, memahami pentingnya kerja sama, peduli lingkungan, pola hidup sehat dan persahabatan yang positif.
Pelatihan pengembangan diri berfokus pada lifeskill yang mencakup, kepemimpinan, kepercayaan diri penggunaan internet sehat dan kesadaran terhadap lingkungan sedangkan pelatihan kebugaran memperkenalkan pola hidup sehat, termasuk latihan fisik, kebugaran, nutrisi, dan pola makan yang seimbang. Dalam proses itu, mereka telah mengenali kemampuan mereka dalam membuat keputusan, merangkul perbedaan dan mengasah kesehatan fisik dan mental serta memimpin dengan pikiran yang terbuka dan intensi positif.
“Saya sebagai Konsul sangat bangga terhadap perayaan terhadap keberagaman, kekuatan dan kebugaran ini. Anak perempuan dan laki-laki harus mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan diri dan mewujudkan cita-cita mereka,” kata Konsul AS untuk Sumatra Robert Ewing, saat kegiatan berlangsung.
Sekolah-sekolah yang mengikuti program ini adalah SMK Sultan Iskandar Muda, SMK 6, SLB Pembina, SMK Binaan Sumut, SMK Shandy Putra 2, SMA 14, dan Sekolah Alam Medan. Sebagian dari pelari adalah siswi penyandang disabilitas. Dalam acara puncak ini, semua partisipan dapat mengundang keluarga atau kawan-kawan mereka untuk ikut berlari sepanjang 5 KM untuk turut merayakan selesainya pelatihan yang telah mereka tempuh. [KM-01]














