Viral di Medsos, Ayah Pukul Anak Tirinya Hingga Lebam, Polisi: Pelaku Sudah Diamankan

SERDANG BEDAGAI, KabarMedan.com | Video yang menunjukkan seorang anak berusia 5 tahun dipukul ayah tirinya hingga lebam viral di media sosial.

Video yang sudah dibagikan lebih dari seribu oleh netizen tersebut, disiarkan oleh akun Vdj Rendy Pandopo.

Dalam video tersebut, pemilik akun melakukan siaran langsung ke rumah korban dan menjelaskan kalau ada KDRT yang dilakukan oleh seorang ayah tiri kepada anak tirinya.

”KDRT anak, bapak tiri memukul anak sampai bengkak -bengkak sampai seperti itu”, ucap pemilik akun di video siaran langsungnya.

Dia juga sempat menyorot bocah korban pemukulan ayah tiri ini, yang terlihat lebam dikeningnya.

“Adek bengkak ya dek, sini nak sama Om sayang”, kata pemilik akun dengan memperlihatkan korban yang sedang menangis, namun langsung dibawa sang ibu ke dalam kamar rumah seraya menutup pintu rumahnya.

Lalu Ia mencoba berdialog dengan Ibu korban, menanyakan bagaimana bocah tersebut dipukul, namun Ibunya mengungkapkan hanya dicubit saja.

Tak percaya, pemilik akun mencoba menjelaskan perlakuan sang suami kepada ibu korban adalah KDRT, dan meminta sang Ibu bertindak.

Namun sang ibu menjelaskan takut melaporkan kejadian itu, karena tidak mau suami sambungnya itu masuk penjara.

“Biar jera buat saja pengaduan, atau buat perjanjian di atas materai, ini anak kandung kakak lho, dan kakak enggak diapain lho”, jelas pemilik akun.

Dalam video itu juga terlihat tetangga korban turut kesal karena merasa peristiwa itu ditutup tutupi.

“Kau bilang tadi anak kau jatuh dari kamar mandi ternyata dicubit sama bapaknya aneh kau”, kesal tetangga korban.

Sementara itu, Kapolres Sergai AKBP DR Ali Machfud melalui Kasatreskrim AKP Made Yoga mengatakan kalau pelakunya sudah diamankan.

“Sudah kita amankan juga TSKnya dan lagi proses pemeriksaan karena baru kita amankan semalam”, ujar Kasatreskrim, Selasa (21/06/2022).

AKP Made Yoga menjelaskan, bahwa pelaku berinisial SS berusia 34 tahun, ditangkap di Desa Pematang Sijonam Kecamatan Perbaungan, Senin 20 Juni 2022 sekira pukul 23.45 WIB.

Untuk ibu korban, Made Yoga menjelaskan, belum ditemukan adanya keterlibatan, sebab ibunya juga sebagai pelapor atas kejadian tersebut.

Sedangkan korban, saat ini kondisinya sudah membaik dan sudah bisa berkomunikasi.

“Sekarang bersama keluarganya, keluarga dari bapak kandungnya, kondisinya berangsur-angsur sehat, mau minum obat dan sudah bisa komunikasi dengan keluarganya juga”, jelas Made Yoga.[KM-04]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.