
TANJUNG BALAI, KabarMedan.com | Wakil Gubernur Sumatera Utara, Ir H Tengku Erry Nuradi MSi, mengimbau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Kota (Pemko) di Sumut untuk mendorong pemasyarakatan Teknologi Tepat Guna (TTG) di daerahnya masing-masing.
Imbauan itu disampaikan Tengku Erry Nuradi saat membuka Jambore TTG ke XV 2015 tingkat Sumut yang berlangsung di Lapangan Abdul Jalil Rahmadsyah (Lapangan Pasir), Tanjung Balai, Selasa (9/6/2015).
Hadir dalam acara pembukaan Walikota Tanjung Balai Tamrin Munthe, Wakil Walikota Tanjung Balai Rolel Harahap, Muspida Tanjung Balai, Bupati Samosir Mangidar Simbolon dan peserta Jambore TTG se-Sumut.
Dalam kesempatan itu, Erry menyatakan, masyarakat Sumut harus menyiapkan diri dalam menyambut era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan diberlakukan akhir Desember 2015 mendatang. Salah satunya adalah dengan mendorong pengembangan dan memasyarakatkan berbagai alat produksi yang menjadi bagian TTG.
“Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna secara maksimal diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ini merupakan salah satu strategi penguatan ekonomi masyarakat dalam menyambut era Masyarakat Ekonomi ASEAN,” ujar Erry.
Erry juga mengajak pemegang kebijakan dari tingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan hingga desa untuk melakukan penguatan Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) demi meningkatkan kemandirian masyarakat.
“Tidak hanya dalam bidang produksi dengan menggunakan Teknologi Tepat Guna, masyarakat juga harus menguasai keahlian dalam bidang pemasaran. Keduanya sejalan agar tingkat perekonomian masyarakat meningkat dengan baik,” harap Erry.
Sementara Walikota Tanjung Balai Thamrin Munthe, menyatakan apreasiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah pelaksanaan Jambore TTG ke XV tingkat Propinsi Sumut tahun 2015.
“Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah dan masyarakat Tanjung Balai. Kita berharap, kegiatan berlangsung sukses dan memberikan manfaat, tidak hanya kepada peserta tetapi juga bagi masyarakat Sumut,” sebut Thamrin.
Jambore TTG ke XV Sumut 2015 sendiri diikuti 27 stand dari Kabupaten/Kota dan stand Pemprop Sumut.
“Jambore akan berlangsung selama 4 hari. Tiap peserta akan memamerkan teknologi tepat guna unggulan dari daerah masing-masing,” papar Thamrin. [KM-01]














