SERDANG BEDAGAI, KabarMedan.com | Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Jumat (16/10/2026).
Gedung pelayanan terpadu yang berlokasi di samping Masjid Agung Sergai, Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu ini ditargetkan rampung dan siap diserahterimakan pada 31 Desember 2026 mendatang.
Turut hadir dalam acara peletakan batu pertama tersebut Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara Zulkifli Sitorus, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Sergai H. M. Hasan Basri, Bupati Sergai Darma Wijaya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sergai Rahmat Isnaini, serta Kapolres Sergai AKBP Sah Udur.
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak dalam arahannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, khususnya Bupati Darma Wijaya, yang telah memfasilitasi dan menyerahkan aset hibah tanah strategis untuk pembangunan gedung PLHUT tersebut.
“Terima kasih kepada Pak Bupati Darma Wijaya yang telah memfasilitasi, bahkan menyerahkan aset daerah untuk digunakan bagi pembangunan PLHUT atau Kantor Kementerian Haji dan Umrah di Sergai. Ini sangat spesial karena diberikan tanah di lokasi yang sangat strategis,” ujar Dahnil.
Dahnil menegaskan bahwa pembentukan Kementerian Haji dan Umrah merupakan kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan pelayanan optimal dan berfokus penuh bagi sekitar 5,7 juta jemaah haji serta umrah Indonesia. Menurutnya, kerja kementerian ini memiliki batas waktu (deadline) yang sangat ketat dan tidak bisa ditawar.
“Kami memiliki deadline kerja yang ketat dalam satu tahun karena pelaksanaan ibadah haji tidak bisa digeser dari tanggal 10 Zulhijah. Selain itu, kementerian ini juga mengurus diplomasi luar negeri dan pelayanan ibadah,” jelas Wamenhaj.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumut, Zulkifli Sitorus, mengungkapkan bahwa pembangunan PLHUT di Serdang Bedagai merupakan yang ke-11 dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Lokasi yang dipilih dinilai sangat ideal karena tepat berada di samping Masjid Agung Sergai dan dekat dengan miniatur Kabah.
“Kami sangat terbantu dengan adanya hibah tanah ini. Awalnya ada beberapa pilihan opsi lokasi, namun di sini paling tepat. Nantinya akan dibuat akses langsung ke Masjid Agung agar memudahkan jemaah yang mengurus administrasi,” kata Zulkifli.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Sergai, H. M. Hasan Basri, menegaskan komitmennya untuk menjalankan proyek pembangunan gedung ini secara transparan dan akuntabel mengingat masa pengerjaannya yang tergolong singkat.
“Proyek ini berlangsung dari 22 September hingga target serah terima pada 31 Desember 2026. Untuk menjaga transparansi dan mencegah penyimpangan, kami segera berkoordinasi dan meminta pendampingan hukum langsung dari Kejari Serdang Bedagai,” tegas Hasan Basri.
Hasan berharap, hadirnya gedung PLHUT yang representatif ini dapat menjadi “rumah jemaah haji” yang secara signifikan meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan haji serta umrah bagi masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai.














