Bill Gates: Dua Faktor Utama Hilang Dalam Vaksinasi Saat Ini

Bill Gates (Foto: Ist)

MEDAN, KabarMedan.com | Pendiri Microsoft Bill Gates dalam sesi tanya jawab bersama Ketua Kesehatan Global di Universitas Edinburgh dan Direktur Program Tata Kelola Kesehatan Global, Devi Sridhar mengeluarkan dua pernyataan dimana ada dua faktor utama yang hilang dalam vaksin yang ada saat ini.

“Vaksin yang kami miliki mencegah penyakit parah dan kematian dengan sangat baik, tetapi mereka kehilangan dua hal utama,” tulis Bill Gates dalam percakapan yang berlangsung selama 45 menit di media sosial Twitter dalam format tanya jawab.

“Pertama, mereka masih membiarkan infeksi menembus dan durasi perlindungannya tampaknya terbatas. Kami membutuhkan vaksin yang mencegah infeksi ulang dan memiliki durasi bertahun-tahun,” tambahnya.

Bill Gates juga mengatakan tentang kesulitan proses vaksinasi global yang luas, ia menjelaskan bahwa ketika vaksin pertama kali diluncurkan, mereka terbatas dan bergerak ke negara-negara kaya.

Baca Juga:  RUPS PLN Tetapkan Perubahan Susunan Direksi Perseroan, Berikut Rinciannya

Namun masalahnya saat ini bukan pasokan melainkan logistik dan permintaan, sambil menyebut sistem perawatan kesehatan di negara-negara berkembang dan miskin sebagai ‘faktor pembatas’.

Devi Sridhar bertanya kepada Gates tentang penyebaran teori konspirasi Covid-19 dan informasi yang salah, serta bagaimana dia menyarankan kita untuk memerangi itu.

“Media sosial tertinggal dalam upaya untuk mendapatkan informasi faktual, akan ada banyak perdebatan tentang bagaimana melakukannya dengan lebih baik pada hal itu,” ucapnya, seperti dikutip dari Entrepreneur.

“Orang-orang seperti Anda dan saya dan Tony Fauci telah menjadi sasaran banyak informasi yang salah. Saya tidak mengharapkan itu. Beberapa di antaranya seperti saya meletakkan chip di lengan tidak masuk akal bagi saya, mengapa saya ingin melakukan itu?” ungkapnya.

“Saya akan membuat lelucon tetapi akan dapat menyebabkan badai,” tulis Sridhar disertai emoji tertawa.

Baca Juga:  Terima Aspirasi Pendukung MBG, Bobby Nasution Siap Teruskan Petisi Masyarakat Sumut ke Presiden Prabowo

Di akhir perbincangan, Bill Gates membahas tentang asal muasal covid yang ia percaya dan bagaimana cara mencegah situasi seperti ini agar tidak terulang pada masa depan.

“Ketika negara-negara mengalami sistem kesehatan gelombang Omicron, mereka akan ditantang. Sebagian besar kasus yang parah adalah orang yang tidak divaksinasi,” ucapnya.

“Begitu Omicron melewati suatu negara maka sisa tahun tersebut akan menunjukkan kasus yang jauh lebih sedikit sehingga covid dapat diperlakukan lebih seperti flu musiman,” tambahnya.

Optimisme Bill Gates soal pandemi memang telah ditunjukkan sejak penghujung tahun lalu, kala itu ia mengulas tahun 2021 dan memandang hal-hal yang mungkin hadir pada 2022 yang salah satunya akhir pandemi.

Bill Gates kerap menyebut tentang seberapa efektifnya proses vaksin dalam menanggulangi pandemi yang saat ini terjadi. [KM-07]