Harga Pupuk di Sumut Naik, Ini Pemicunya

Foto: Ist

MEDAN, KabarMedan.com | Harga pupuk di Sumatera Utara (Sumut) mengalami kenaikan. Sejumlah persoalan diperkirakan memicu kenaikan harga ini. Salah satunya adalah kurangnya pasokan bahan kimia dari luar negeri.

Disamping itu juga dampak dari harga gas di pasaran diperkirakan ikut menjadi pemicu.

Dikutip dari SuaraSumut.id, Sekretaris Komisi B DPRD Sumatera Utara, Ahmad Hadian mengatakan harga pupuk di awal tahun ini dinilai sangat tidak wajar. Kondisi ini akan sangat memberatkan para petani.

Baca Juga:  Bobby Nasution Larang ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Gunakan Vape

Ahmad Adian memberikan contoh harga pupuk urea yang saat ini mencapai Rp500.000 per sak. Padahal di waktu normal harganya sekitar Rp285.000 per sak.

Ahmad Adian mendesak Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Sumut mengambil langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan negara terhadap bahan baku pupuk kimia dari luar negeri.

“Jika ditempuh dengan kebijakan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian untuk secara bertahap mengalihkan penggunaan pupuk kimia anorganik kepada pupuk organik,” katanya, Selasa (18/1/2022).

Baca Juga:  MTQ ke-40 Sumut Resmi Dibuka, Bobby Nasution Ajak Implementasikan Nilai Alquran dalam Pembangunan

Ia juga meminta Dinas Tanaman Pangan agar lebih mengkonsentrasikan anggaran untuk bantuan alat-alat pembuatan pupuk organik, pelatihan pembuatan pupuk organik dan lainnya.

“Penggunaan pupuk organik akan menjadikan rakyat Indonesia lebih sehat karena mengonsumsi hasil pertanian organik,” tandasnya. [KM-07]