BPS: Ekonomi Kuartal I 2022 akan Terganggu Akibat Omicron

Kepala BPS, Margo Yuwono. (Foto: Ist)

JAKARTA, KabarMedan.com | Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono memprediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada Kuartal I 2022 ini akan kembali mendapat tekanan cukup hebat, imbas lonjakan kasus penularan Covid-19 lewat varian Omicron.

“Dengan naiknya kasus Omicron sekarang akan berpengaruh pada mobilitas dan akan berpengaruh pada kinerja ekonomi di kuartal I 2022,” ujar Margo Yuwono, dalam diskusi virtual bertajuk Kinerja Pertumbuhan Ekonomi di Masa Pandemi, dilansir Suara.com, Senin (21/2/2022).

Baca Juga:  Pegadaian Kembali Raih Best Company to Work For in Asia 2026 untuk Kedelapan Kalinya

Menurutnya, penularan kasus Omicron yang meningkat pesat, membuat mobilitas masyarakat kembali menurun sehingga roda perekonomian sedikit melambat.

Kondisi ini membuat pemerintah menaikkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Sebelumnya, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan kasus positif Covid-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 34.418 orang, Senin (21/2/2022).

Baca Juga:  Pegadaian Kembali Raih Best Company to Work For in Asia 2026 untuk Kedelapan Kalinya

Sementara kasus aktif atau orang yang masih dirawat turun 5.687 menjadi 530.671 orang, dengan jumlah suspek mencapai 17.996 orang.

Angka tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan 392.560 spesimen dari 243.226 orang yang diperiksa.

Tercatat sudah 34 provinsi dan 514 Kabupaten/Kota yang terinfeksi virus Covid-19. [KM-07]