Pembelian Gorden Baru DPR Rp48,7 M, Pengamat: Rakyat Kelaparan

Ujang Komaruddin. (Foto: Ist)

JAKARTA, KabarMedan.com | Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komaruddin menilai seharusnya DPR RI menyetop untuk pembelian gorden dengan nilai anggaran mencapai Rp48,7 miliar.

Pasalnya, saat ini negara dianggap sedang berada di fase sulit. Terlebih rakyat sedang kesusahan akibat Pandemi Covid-19.

“Di saat negara sedang sulit keuangan, dan di saat APBN juga minus. Utang negara membumbung, maka mestinya pengadaan-pengadaan yang seperti di atas di setop dulu,” ujar Ujang Komaruddin, Senin (28/3/2022).

“Rakyat sedang lapar, banyak yang tak punya pekerjaan dan tak bisa makan, butuh uluran tangan dari para anggota DPR yang terhormat,” tambahnya.

Ujang mengatakan, pengadaan gorden hingga melakukan pengaspalan bukan merupakan kebutuhan primer dari DPR RI. Menurutnya, rakyat harus didahulukan.

Baca Juga:  Amerika Serikat dan Indonesia Membongkar Jaringan Phishing Global

“Mempercantik tampilan wajah gedung DPR dengan mengganti gorden dan pelapisan aspal hotmix bukanlah kebutuhan utama. Tapi membantu rakyat yang sedang sekarat itu yang utama,” ucapnya.

Ujang menuturkan, wajar jika rakyat misalnya nanti curiga kalau alokasi anggaran pengadaan tersebut dilakukan demi kepentingan lain. Ujang menuntut transparansi dari DPR RI.

“Kecurigaan itu wajar. Karena pihak kesekjenan DPR sendiri tak transparan. Jika transparan anggaran detailnya dibuka ke publik, maka tak akan ada kecurigaan itu,” tandasnya.

Diketahui, DPR RI telah menganggarkan uang miliaran rupiah hanya untuk mengganti gorden dan aspal di kompleks parlemen.

Dilansir dari Suara.com dari situs LPSE DPR RI, Minggu (27/3/2022), DPR menganggarkan Rp48,7 miliar.

Baca Juga:  Dukung Penurunan Angka Kematian Ibu, PLN Salurkan Alat Deteksi Dini Risiko Kehamilan

Dalam situs tersebut, anggaran dituliskan bernama ‘Penggantian Gordyn dan Blind DPR RI Kalibata’.

Sementara itu, tender tersebut saat ini berada pada tahap evaluasi administrasi, kualifikasi, teknis dan harga.

Kemudian, sumber dana dari tender tersebut adalah APBN. Terdapat 49 peserta tender yang telah terdaftar.

Selain itu, dalam situs tersebut tertulis bahwa pergantian gorden tersebut berlokasi di Jl. DPR dalam Tim No.12 RT 12 RW 5, Rajawati, Pancoran, Jakarta Selatan.

Rupanya tak hanya ganti gorden, DPR juga menganggarkan Rp11 miliar untuk pelapisan aspal hotmix area kompleks parlemen.

Anggaran tersebut berasal dari APBN 2022. Anggaran tersebut diberi nama Pelapisan Aspal Hotmix Area Komplek DPR RI dengan kode RUP 35120066. [KM-07]