Pemerintah Tegaskan Tidak Lakukan Peretasan Terkait Demo 11 April 11, 2022

Foto: Ist

JAKARTA, KabarMedan.com | Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G Plate menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah melakukan peretasan ke akun media sosial milik beberapa pimpinan organisasi mahasiswa jelang aksi demonstrasi 11 April 2022.

“Pemerintah tidak pernah melakukan peretasan, tidak ada peretasan. Tapi yang harus kita tahu bahwa serangan siber itu setiap detik terjadi,” ujar Plate dalam keterangan resminya, dilansir dari Suara.com, Senin (11/4/2022).

Untuk itu, ia menyarankan agar semua pihak mesti menjaga ruang digital agar terjaga dengan baik, termasuk seperti kode enkripsi.

Baca Juga:  Pegadaian Kembali Raih Best Company to Work For in Asia 2026 untuk Kedelapan Kalinya

Plate menjelaskan, setiap pengguna platform media sosial memiliki one-time password (OTP) yang bisa digunakan untuk melindungi akun.

Dari sana, Menkominfo mengimbau agar setiap orang sering mengganti password guna menghindari peretasan.

“Sehingga jangan sampai terjadi hal-hal seperti itu (peretasan akun media sosial). Kemudian setiap kali ada serangan-serangan (siber) dituduhkan kepada pemerintah, apalagi dalam agenda atau event seperti ini,” tambahnya.

Baca Juga:  Pegadaian Kembali Raih Best Company to Work For in Asia 2026 untuk Kedelapan Kalinya

Ia juga memastikan tugas dan peran Pemerintah, khususnya Kementerian Kominfo, untuk menjaga ruang digital tetap kondusif dan sehat.

Selama menjadi Menkominfo, Plate menyatakan dirinya telah berkomitmen untuk menjaga kebebasan pers, ekspresi pendapat, kebebasan menyampaikan pendapat, hingga kebebasan berbicara.

“Tetapi serangan siber terjadi terus menerus. Sehingga kita juga harus menjaga bersama, agar selalu mengganti password kita, juga platform penyelenggara sistem elektronik menjaga enkripsinya dengan baik,” tandasnya. [KM-07]