Ade Armando Sempat Singgung Perpecahan Aliansi BEM SI Sebelum Dihajar Massa

Foto: Ist

JAKARTA, KabarMedan.com | Pegiat Media Sosial, Ade Armando babak belur dikeroyok massa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (11/4/2022).

Saat datang ke lokasi aksi unjuk rasa mahasiswa, ia sempat menyinggung kelompok mahasiswa yang diklaimnya sudah terpecah.

Awalnya ia tampak datang pada Senin siang ke depan Gedung DPR RI. Ia tampak diwawancarai oleh beberapa awak media yang sedang meliput di lokasi.

Dari pantauan, Ade Armando datang menggunakan kaus berwarna hitam. Ia mengaku akan mendukung aksi mahasiswa jika yang dituntut penolakan perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi 3 periode.

“Saya tidak ikut demo. Tetapi saya mantau dan saya ingin menyatakan mendukung,” ucap Ade saat ditemui di lokasi, dilansir dari Suara.com.

Walau begitu, Ade mengaku mendukung penuh jika para mahasiswa menolak dilakukannya amandemen UUD 1045 untuk mengakomodir perubahan masa jabatan Presiden.

Baca Juga:  Pegadaian Kembali Raih Best Company to Work For in Asia 2026 untuk Kedelapan Kalinya

Ia juga sempat menyinggung kelompok Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang diklaimnya terpecah.

“Nah itu sedih juga, kok bisa-bisanya aliansi BEM kok ada pecah seperti ini. Kemudian BEM nusantara pecah juga kan ada BEM versus siapa dan versi Eko dan versi Dimas,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia menilai aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa saat ini berjalan dengan agendanya masing-masing.

“Saya khawatir akhirnya ini akan mungkin sangat dimanfaatkan oleh kepentingan-kepentingan politik tertentu. Ada agendanya masing-masing. Mahasiswa harus sangat sadar ya sangat mungkin ditunggangi oleh siapapun. Sampai peah buat saya sih itu sangat menakutkan. Sampai ada lima aliansi,” tuturnya.

Baca Juga:  Pegadaian Kembali Raih Best Company to Work For in Asia 2026 untuk Kedelapan Kalinya

“Saya rasa semua BEM itu harus duduk bersama membicarakan isu-isu sebesar ini agar bisa keluar dengan statement yang sama, yang inilah, jangan kelihatan terpecah kayak gini,” tambahnya.

Ade Armando awalnya tampak tenang dan tak menggubris hujatan massa terhadap dirinya.

Massa yang meneriaki dan menghampiri Ade mayoritas bukan mahasiswa melainkan orang tua.

“Munafik, munafik ini bulan puasa taubat, taubat,” umpatan massa sambil mengerubungi Ade.

Ade tampak tersenyum, satu orang terlihat mendorong dan ingin mengajak bertengkar.

Ade sempat tersulut emosi dan akhirnya terjadi keributan. Ade nampak diamankan seorang pria berambut gondrong.

Setelah itu massa kondisinya pecah dan ricuh. Saat ini Ade Armando diamankan aparat dengan kondisi babak belur. [KM-07]