Ade Armando Dikeroyok Massa Aksi, Polisi Mengaku Belum Tahu Persoalannya

Foto: Ist

JAKARTA, KabarMedan.com | Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes E Zulpan mengatakan Ade dipukuli oleh massa aksi. Meski demikian penyebabnya hingga saat ini belum diketahui.

“Oleh massa aksi. Kami belum tahu persoalannya apa,” ucap Zulpan di kawasan Gedung DPR RI, dilansir dari Suara.com, Senin (11/4/2022).

Akibat insiden tersebut, Ade Armando mengalami luka-luka. Zulpan mengatakan, Ade Armando sudah dalam penanganan.

Diketahui dosen sekaligus aktivis Ade Armando hadir dalam aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat.

Ade tampak dihakimi sejumlah massa yang hadir hingga babak belur.

Baca Juga:  Pegadaian Kembali Raih Best Company to Work For in Asia 2026 untuk Kedelapan Kalinya

“Iya berdarah jadi luka-luka saat ini sedang dalam penanganan,” tambah Zulpan.

Zulpan menuturkan, hingga saat ini polisi belum mengetahui secara rinci soal luka yang dialami Ade Armando.

Bahkan dalam video yang beredar, celana Ade sampai lepas akibat pengeroyokan tersebut.

“Kami belum tahu kondisinya ya tapi yang jelas dia mengalami luka-luka dan pemukulan, motifnya belum tahu kenapa karena dia ada di kerumunan massa aksi tadi makanya terlihat dipukulin. Terlihat celana juga tadi kan dilepas ya,” jelas Zulpan.

Dari pantauan di lokasi, Ade sejak siang memang tampak datang ke depan Gedung Parlemen mengaku mendukung aksi mahasiswa jika menuntut penolakan masa jabatan presiden diperpanjang menjadi 3 periode.

Baca Juga:  Pegadaian Kembali Raih Best Company to Work For in Asia 2026 untuk Kedelapan Kalinya

Ade awalnya nampak tenang dan tidak menggubris hujatan massa terhadap dirinya. Massa yang meneriaki dan menghampiri Ade mayoritas bukanlah mahasiswa melainkan orangtua.

“Munafik, munafik, ini bulan puasa tobat, tobat,” umpatan massa yang mengerubungi Ade.

Ade tampak tersenyum, dan satu orang terlihat mendorong dan ingin mengajak bertengkar.

Ade terlihat sempat tersulut emosinya dan akhirnya terjadi keributan. [KM-07]