Edy Rahmayadi Tegaskan Tutup Holywings di Medan, Tak Ada Tawar Menawar

FotoL Ist

MEDAN, KabarMedan.com | Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi menegaskan tempat hiburan malam Holywings di Medan untuk ditutup. Hal itu disampaikan lewat postingan video di Instagram miliknya @edy_rahmayadi pada Senin (4/7/2022) malam, dilansir dari SuaraSumut.id.

“Jadi Holywings itu sejak sampai 2021 itu memang izinnya Kabupaten atau Kota, tapi 2021 ke atas itu sudah berubah aturannya adalah milik provinsi,” ucap Edy, didampingi Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Edy mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerbitkan izin kepada lokasi hiburan malam yang membuat polemik di tanah air karena mengadakan promo minuman keras (miras) yang mencatut nama ‘Muhammad’ dan ‘Maria’.

“Tetapi sampai detik ini provinsi belum menerbitkan hal tersebut, nanti sama-sama dan belum ada suratnya jadi itu memang harus ditutup,” ucap Edy.

Baca Juga:  Sekda Provsu Lepas Kloter 1 Jemaah Haji Sumut

Edy Rahmayadi menegaskan, penutupan Holywings yang ada di Medan sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi.

Artinya, sudah fix ditutup hingga waktu yang belum ditentukan.

“Tutup, sudah tutup tak usah ditawar-tawar lagi, yang paling penting jangan mencari popularitas dengan kondisi itu mari kita sama-sama tertibkan,” tegas Edy.

Dalam narasi di postingannya, Edy menyampaikan keputusan ini diambil untuk menjawab aspirasi masyarakat dalam menegakkan aturan.

“Untuk menindaklanjuti keputusan ini, selanjutnya kami serahkan ke Pemko Medan untuk melakukan penanganan yang dibutuhkan. Inilah keputusan yang terbaik yang bisa kita lakukan, mudah-mudahan bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua,” tuturnya.

Baca Juga:  Timsel KI Sumut Mulai Verifikasi 112 Berkas Calon Anggota

Tindakan tegas yang diambil oleh Edy Rahmayadi bersama dengan Wali Kota Medan, Bobby Nasution untuk menutup Holywings sontak mendapatkan apresiasi dari publik.

“Mantap ayah edy,” tulis warganet.

“Pak Edy Gubernur Sumut orang no 1 di Sumut. Keputusan tetap di tangan pemimpin kita,” tulis warganet lainnya.

Meski sudah dijelaskan secara gamblang oleh Edy Rahmayadi masih ada juga warganet yang mempertanyakan apa salah Holywings hingga harus ditutup.

“Salah Holywings apa?” tanya warganet.

“Holywings ga salah tapi mabuk 5% nya menjadi sumber masalahnya,” jawab warganet lainnya. [KM-07]