MEDAN, KabarMedan.com | Dua kelompok mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Medan terlibat bentrok di Jalan Perintis Kemerdekaan, Selasa sore (27/10/2015).
Bentrokan yang terjadi sudah kesekian kalinya ini disebabkan dari permainan futsal. Akibatnya, tiga orang mahasiswa asal Nias dirawat di Klinik Kampus Nommensen, karena terkena lemparan batu.
“Tiga orang yang terluka bang. Bentrokan terjadi antara mahasiswa suku Nias dan Batak,” kata salah seorang mahasiswa berinial DBH.
Panit Pidum Satreskrim Polresta Medan yang berada dilokasi juga dihajar dan dilempari batu oleh mahasiswa, karena mencoba mengabadikan kejadian itu.
Beruntung petugas dari Sabhara Polresta Medan, Polsek Medan Baru, dan Polresta Medan yang melihat langsung melerai.
Dekan Fakultas Hukum Universitas HKBP Nommensen, Martin Simangunsong ketika dikonfirmasi mengatakan, bentrokan terjadi dikarenakan permainan futsal.
“Masalahnya karena futsal. Sebelumnya sudah kita mediasi, namun hingga sore kericuhan berlanjut. Kita akan upayakan bentrokan ini tidak berlanjut,” katanya.
Kapolsek Medan Timur, Kompol Franciska PS Munthe mengaku, akan menyiagakan personilnya yang dibantu Sabhara Polresta Medan dan Satreskrim Polresta Medan agar suasana kondusif.
“Kita akan jaga hingga kondisi kondusif. Untuk pelaku pemukulan petugas akan kita panggil,” pungkasnya. [KM-03]














