Pangdam I/BB Enggan Komentari Soal Pemotongan Gaji Veteran

MEDAN, KabarMedan.com | Peringatan Hari Pahlawan diharapkan menjadi momentum untuk menyegarkan semangat dan tekad bagi prajurit TNI.

“Prajurit TNI harus mencontoh para pejuang kita yang telah lebih dulu gugur untuk meraih kemerdekaan Indonesia. Prajurit juga harus mencontoh pahlawan yang berjuang tanpa pamrih,” kata Pangdam I/BB, Mayjen TNI Lodewyk Pusung, usai upacara Peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Medan, Jalan Sisingamangaraja, Selasa (10/11/2015).

Baca Juga:  Laga Kambing Dua Motor di Sergai, Empat Orang Terluka

Dikatakannya, Peringatan Hari Pahlawan juga merupakan bukanlah hadiah atau pemberian dari pihak manapun, tetapi melalui proses perjuangan panjang.

Selain itu, peringatan Hari Pahlawan diharapkan tidak hanya sebagai sikap penghormatan kepada pahlawan nasional, namun lebih dari itu bisa lebih mendalami dan memotivasi untuk terus berkreasi dalam mengisi kemerdekaan dan terus meningkatkan produktivitas demi kemajuan bangsa.

Baca Juga:  Puluhan Emak-emak Geruduk SPBU di Dolok Masihul Akibat Langkanya BBM

“Kepada seluruh prajurit TNI untuk dapat meningkatkan kinerjanya, demi mencapai cita-cita dan mempertahankan NKRI,” ungkapnya.

Disinggung mengenai adanya para veteran yang melakukan aksi unjuk rasa dikarenakan adanya pemotongan gaji, Pangdam enggan berkomentar.

“Kalau masalah itu tanya ke Taspenlah, jangan saya,” pungkasnya. [KM-03]