Harga Bitcoin Diprediksi Kembali Naik ke Rp225 juta pada Pertengahan Tahun Ini

MEDAN, KabarMedan.com | Kendati selama tiga bulan belakangan harga bitcoin tergerus lebih dari 50 persen, trader mata uang digital Robertus Jaka optimistis harga bitcoin akan kembali menembus Rp225 juta pada pertengahan tahun ini.

“Kecenderungan harga bitcoin pada awal tahun memang selalu bearish, jika kita melihat riwayat pergerakan dari tahun 2015, 2016 dan 2017. Tetapi saya optimistis harga cenderung naik terus setidaknya di level Rp225 juta empat bulan mendatang. Selama sepekan terakhir ini saja harga bitcoin di pasar bitcoin.co.id bullish hingga 12,5 persen, walaupun harganya sedikit lebih tinggi daripada pasar luar negeri. Saya pikir investor mulai kembali menemukan kepercayaan untuk mengakumulasi bitcoin. Efek negatif berita tentang Korea Selatan dan China yang melarang penggunaan bitcoin sudah mereda, dan trader sudah mulai percaya diri masuk pasar kembali. Hal ini terlihat dari volume perdagangan di Poloniex yang sangat tinggi. Minggu ini ada berita bahwa Dubai melegalisasi perdagangan bitcoin, saya kira hal-hal yang positif itu yang berkontribusi pada sentimen bullish minggu ini,” jelasnya.

Jaka melihat situasi terburuk sudah terlewati pekan sebelumnya. Harga sempat menyelam (nose diving) dan sempat menyentuh harga di bawah US$7.000. Menurut Jaka pasar di Indonesia sebenarnya mengikuti pergerakan pasar bursa luar. Di Indonesia harga bitcoin relatif lebih tinggi. Ada perbedaan harga yang berkisar US$300-US$500, yang dikarenakan supply bitcoin yang beredar di Indonesia merupakan hasil penambangan bitcoin dari luar negeri pada awalnya.

“Jadi, saya melihat pergerakan harga pasar Indonesia masih in-line dengan pergerakan pasar luar negeri. Memang sedikit lamban, karena trader di Indonesia belum sebanyak dan se-mature pemain market luar negeri. Jika kita mengacu jumlah akun di bitcoin.co.id yang masih berkisar 1,2 juta pengguna, itu masih kalah jauh dengan jumlah pemain saham ataupun forex secara umum,” jelas Jaka yang sehari-sehari bekerja sebagai manajer di sebuah hotel di Medan itu.

Tanpa menentukan angka, Jaka memrediksi harga bitcoin selama sepekan ke depan masih bullish, sebab titik reversal terjadi minggu lalu, ketika garis resistance US$8.289 tertembus dengan volume yang lebih tinggi dari average. [KM-02]