MEDAN, KabarMedan.com | Menjelang peringatan hari buruh se-dunia (May Day) pada 1 Mei 2018, pejabat utama Polda Sumut menggelar pertemuan dengan Kordinator buruh se- Sumatera Utara dan Dinas Tenaga Kerja Sumatera Utara, di Gedung LPP jalan Wiliem Iskandar, Pancing, Percut Sei Tuan, Senin (30/4/2018).
Dalam pertemuan tersebut, dibahas persiapan untuk memperingati May Day dengan gembira dan menggelar sejumlah perlombaan.
Waka Polda Sumut Brigadir Jenderal Agus Andrianto melalui Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja, mengatakan peringatan hari buruh agar dilaksanakan dengan tertib, disiplin dan gembira.
Untuk itu, rekan-rekan buruh dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Utara bersepakat untuk menggelar sejumlah perlombaan, diantaranya panjat pinang, lari karung dan permainan lainnya.
“Memperingati May Day harus dengan gembira, bukan mencari pemenang atau yang juara, intinya kegiatan tersebut untuk bergembira ,” katanya.
Peringatan Ma Day akan dilaksanakan pada 1 Mei di Gedung LPP jalan Pancing, Percut Sei Tuan, Medan.
Tema yang diusung dalam peringatan May Day tersebut yaitu Silaturahmi Polda Sumut dengan rekan-rekan buruh dalam menyambut bulan suci ramadhan dan menyongsong hari bayangkara yang ke 73.
Tatan menambahkan, kegiatan tersebut merupakan silaturahmi dan menjalin persaudaraan antara polisi, buruh dan dinas tenaga kerja, agar buruh sejahtera dan Sumatera Utara Aman, Damai dan Kondusif.
“Kita harapkan agar rekan-rekan buruh datang ke lokasi acara tersebut untuk mengikuti perlombaan-perlombaan yang sudah dipersiapkan, dan hadiah-hadiah menarik yang juga sudah dipersiapkan,” ucapnya.
Pertemuan itu dihadiri Plt Kadisnaker Fransisco Bangun, Apindo Sumut Jonny Sitanggang, Kasubdit III Ditintelkam Polda Sumut Kompol Samsul Bahri Siregar, Kanit 5 Subdit III Polda Sumut Kompol Bosar E Harahap beserta 75 orang lainnnya dari Kordinator Buruh Se Sumatera Utara.
Menurutnya, Sumatera Utara akan melaksanakan pemilu serentak pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta delapan kabupaten Kota lainnya pada 27 Juni 2018 mendatang.
Untuk itu, semua pihak harus menjaga pesta demokrasi tersebut, salah satunya dengan tidak menyebarkan isu hoax, sara yang dapat memecah belah persatuan & kesatuan.
“Kita semua bersaudara, mari kita jaga Sumatera Utara, karena Indonesia adalah rumah kita,” pungkasnya. [KM-03]














