Pencarian KM Sinar Bangun Diperpanjang

MEDAN, KabarMedan.com | Pencarian para korban dan bangkai KM KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba, Simalungun diperpanjang hingga 30 Juni 2018.

“Kepala Basarnas, Pak Muhammad Syaugi menyatakan, perpanjangan dilakukan dari 28 hingga 30 Juni 2018,” kata Kepala Kantor SAR Medan, Budiawan, Kamis (28/6/2018).

Dalam pencarian di hari ke-11, tim SAR gabungan masih menggunakan alat Remotely Operated Vehicle (ROV) dan pukat harimau.

Baca Juga:  Semarak HUT ke-81 RI, Pegadaian Kanwil I Medan Gelar Perlombaan dan Donor Darah

“Kita menggunakan alat ROV dan menggunakan pukat harimau. Ada dua kapal KMP Sumut I dan KMP Sumut II untuk memakai pukat harimau di dua objek yang ditemukan kemarin,” ujarnya.

Sekitar 300 personel ditambah 50 relawan dari Pemkab Samosir diterjunkan dalam pencarian.

“Tim SAR gabungan menggunakan perahu karet untuk melakukan penyisiran. Tiga unit helikopter milik Basarnas, Polri, dan Kabupaten Simalungun dikerahkan untuk menyisir dan memantau lokasi pencarian dari udara,” jelasnya.

Baca Juga:  Walikota Tebing Tinggi Ajak Siswa-siswi Budayakan Menabung Sejak Dini

Diberitakan, KM Sinar Bangun tenggelam saat berlayar dari Simanindo, Samosir, menuju Tigaras, Simalungun pada Senin 18 Juni 2018.

Kapal itu membawa penumpang diduga melebihi kapasitas, dan diduga membawa puluhan sepeda motor. Hingga saat ini 24 orang telah ditemukan, diantaranya 21 orang dinyatakan selamat, dan 3 orang meninggal dunia. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana, komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator.

Please enter your comment!
Please enter your name here