Djakarta Lloyd Bersama 5 BUMN Edukasi Siswa Melalui Program SMN

MEDAN, KabarMedan.com | Sebagai wujud kepedulian terhadap Pendidikan Indonesia, Djakarta Lloyd Bersama dengan lima BUMN, yaitu Pelni, Hutama karya, Nindya Karya, Pos, dan Kawasan Industri Medan, menyelenggarakan program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2018 di Medan.

Program SMN ini adalah salah satu rangkaian kegiatan ‘BUMN Hadir untuk Negeri’ yang merupakan program tahunan kementerian BUMN.

Direktur Utama Djakarta Lloyd Suyoto mengatakan, pihaknya Bersama BUMN penyelenggara telah memberangkatkan 33 siswa dari Sumatera Utara menuju Papua Barat, yang selanjutnya diterima Bank Mandiri dan Perusahaan Pengelola Aset (PPA).

Di Medan, BUMN peyelenggara menerima 24 siswa Papua Barat di Medan untuk mendapatkan edukasi mengenai sosial budaya, entepreneurship, serta pengenalan BUMN.

Baca Juga:  Gubernur Bobby Nasution Siap Jembatani Aspirasi Ojol ke DPR RI Asal Sumut

“Djakarta Lloyd telah mengenalkan proses bisnis kami kepada para siswa diantaranya mengenai pelayaran angkutan curah dan proses pembangunan kapal,” katanya, Jumat (17/8/2018).

Ia mengatakan, sangat penting memberikan pengetahuan kepada para siswa mengenai pelayaran angkutan curah. “Bisnis kami sedang terus berkembang saat ini, kami sedang melakukan perluasan segmentasi pasar dan peningkatan volume angkutan curah, jadi kami juga nantinya membutuhkan generasi muda yang siap Bersama-sama mengembangkan Djakarta Lloyd,” ujarnya.

Suyoto menjelaskan, Djakarta Lloyd bertanggung jawab untuk berperan dalam melaksanakan tanggung jawab sosial kepada masyarakat, khususnya generasi muda dengan memberikan pengetahuan yang berguna kelak bagi masa depan mereka.

Baca Juga:  Bobby Nasution Bantu Penyelesaian Persoalan Retribusi Wisata Air Panas Karo dengan Dua Opsi

“Kita akan senang jika nantinya setelah mengunjungi dan mengetahui proses bisnis Djakarta Lloyd mereka mau bergabung Bersama kami, untuk mengembangkan Djakarta Lloyd,” ucapnya.

Program ini telah terselenggara sejak tanggal 29 Juli 2018 Tahap awal dilakukan seleksi terhadap siswa di 33 Kabupaten dan Kota seluruh Sumatera Utara.

Seleksi dilakukan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, dan terpilih 33 siswa, 2 guru berprestasi, 2 siswa penyandang disabilitas beserta pendampingnya. Melalui program ini para siswa memiliki rasa cinta yang semakin besar pada Indonesia. [KM-03]