PLN Sumut: Profesi Jurnalis Merupakan Tugas Beresiko

BRASTAGI, KabarMedan.com | PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara mendorong jurnalis untuk dapat menyajikan informasi sesuai dengan fakta terhadap kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, perlu adanya pemahanam mendalam dalam menyajikan informasi kepada masyarakat terkait ketenagalistrikan.

Demikian dikatakan Manager Komunikasi dan Hukum PLN Wilayah Sumut, Rudi Artono saat membuka Workshop dan Sosialisasi Ketenagalistrikan di Brastagi, Senin (22/10/2018).

“Menurut kami profesi jurnalis merupakan tugas yang berat dan beresiko, karena harus menyampaikan fakta berdasarkan data. Berbeda dengan PLN, kami ingin fakta itu disampaikan kepada masyarakat,” katanya.

Baca Juga:  Terima Aspirasi Pendukung MBG, Bobby Nasution Siap Teruskan Petisi Masyarakat Sumut ke Presiden Prabowo

Ia berharap, para jurnalis dapat lebih memahami bagaimana penulisan terkait kelistrikan yang ada di PLN Wilayah Sumatera Utara. Rudi mengatakan, salah satu pelayanan yang disediakan adalah PLN Mobile. Program ini bagian dari upaya PLN dalam memberikan pelayanan yang dapat memanjakan masyarakat.

“Kami berusaha memanjakan, bukan sekadar melayani saja. Seperti PLN Mobile yang dapat digunakan di mana pun. Mau tambah daya, mau mengadukan gangguan dan sebagainya, bisa dari PLN Mobile, tanpa harus datang ke kantor PLN,” ungkapnya.

Baca Juga:  Gubernur Bobby Nasution Dorong Penambahan Event dan Skatepark di Sumut

Ketua Korwalis PLN Wilayah Sumatera Utara, Yosep Pencawan berharap, adanya workshop diharapkan dapat mengambil sesuatu yang penting, untuk digunakan dalam pekerjaannya jurnalis.

“Dengan adanya workshop kelistrikan ini, para jurnalis dapat menulis lebih baik dengan fakta dan data kelistrikan. Sebab, tidak ada yang lebih baik menulis, jika kita tidak ada di dalam, dan memahami penulisan tersebut,” pungkasnya. [KM-03]