MEDAN, KabarMedan.com | Bisnis kuliner saat ini semakin banyak dilirik oleh kalangan anak muda Indonesia. Bisnis ini menjadi pilihan yang menjanjikan jika dikemas dengan konsep dan ide yang inovatif.
Munculnya para pebisnis muda di bidang ini patut diperhitungkan, karena tidak sedikit yang sukses meraih omset yang cukup menggiurkan.
Seperti halnya dengan perusahaan rintisan (start-up) Hepimama yang memungkinkan Anda untuk memesan makanan melalui sebuah aplikasi pada ponsel cerdas.
Melalui aplikasi itu Anda dapat lebih mudah memesan beragam makanan, mulai dari makanan Jepang hingga makanan vegetarian.
Ide awal menciptakan aplikasi Hepimama adalah untuk mendukung ibu-ibu rumah tangga agar bisa menjual dan membantu mempromosikan masakan mereka, sehingga lebih mudah dan cepat mendapatkan pemasukan, daripada sekadar membuka gerai biasa.
“Hepimama merupakan wadah bagi Anda yang memiliki hobi kuliner. Anda dapat menyalurkan hobi Anda dalam memasak dan bisa dimasukkan ke dalam aplikasi Hepimama,” kata Chief Executive Officer (CEO) Hepimama, Andy Wijaya di Kantor Hepimama, Jalan Gaharu No 12, Medan, Senin (31/12/2018).
Hepimama didirikan pada Oktober 2017 oleh lima orang, yaitu Andi Wijaya (Chief Executive Officer), Darwin (Chief Technology Officer), Prizohan (Chief Marketing Officer), dr. Jimi Wihono (Chief Strategy Officer) dan Treisye (Chief Operating Officer).
Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih membantu menjajakan produk makanan dalam jumlah kecil. Rencananya pada awal Januari 2019 akan ada paket katering untuk beragam acara, seperti arisan, pernikahan dan sebagainya.
“Saat ini yang tergabung dalam Hepimama masih 25 mitra, karena kami sangat selektif untuk menyaring mitra yang akan masuk ke dalam Hepimama. Sebab, yang kita jaga disini adalah mutu. Soal biaya pengantaran ke pembeli saat ini masih gratis,” ujarnya.
Untuk menjadi mitra Hepimama Anda cukup membayar Rp250 ribu. Itu sudah termasuk biaya pengaturan menu, fotografi yang artistik, keterangan makanan, pelatihan, promo dan bimbingan kepada mitra.
“Rata-rata pemesanan saat ini 5 hingga 20 per hari dengan menu yang beragam. Konsumen melakukan pemesanan sehari sebelumnya, dan makanan yang telah dipesan akan diantar keesokan harinya,” pungkasnya. [KM-03]














