MEDAN, KabarMedan.com | Badan Pusat Statistik Sumatera Utara (BPS Sumut) mencatat perekonomian Sumatera Utara (Sumut) di triwulan I 2019 tumbuh sekitar 5,3 persen atau meningkat 4,73 persen dibanding capaian triwulan I 2018. Angka tersebut di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,07 persen.
Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi mengatakan, berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar berlaku triwulan 1 2019, pertumbuhan ekonomi mencapai Rp192,03 triliun. Sedangkan atas dasar konstan 2010 mencapai Rp130,63 triliun.
Dari sisi produksi, lanjutnya, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 8,96 persen.
“Pertumbuhan ekonomi didukung oleh semua lapangan usaha. Selain Informasi dan Komunikasi, Penyediaan Akomodasi dan Makanan dan Minuman tumbuh 8,73 persen dan Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar 8,37 persen,” katanya, Rabu (8/5/2019).
Dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Sumut, pertanian, kehutanan dan perikanan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,49 persen diikuti oleh perdagangan besar eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 1 persen dan kontruksi sebesar 0,92 persen.
Sementara, dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen PK-LNPRT yang tumbuh sebesar 23,85 persen. Diikuti Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (P-KP) sebesar 17,54 persen dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 6,24 persen.
“Dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi triwulan 1-2019, Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK RT) merupakan komponen dengan sumber pertumbuhan tertinggi yakni 2,14 persen. Diikuti Komponen PMTB 1,86 persen dan sumber pertumbuhan ekonomi dari komponen lainnya sebesar 1,30 persen,” katanya. [KM-05]














