Pedagang Warkop Elisabeth yang Digusur Satpol PP Mengadu ke DPRD Sumut

MEDAN, KabarMedan.com | Para pedagang warung kopi (Warkop) di depan Rumah Sakit Elisabeth, Jalan Misbah, Medan mendatangi Kantor DPRD Sumut, Minggu (4/8/2019).

Pedagang yang tergabung dalam Koperasi Pedagang Taman Ahmad Yani ini, mengadukan nasib mereka yang digusur oleh Satpol PP beberapa waktu lalu.

Mereka meminta agar Ketua Komisi D DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan agar dapat berkomunikasi dengan Pemko Medan.

“Kami meminta agar pimpinan dapat meminta kepada Wali Kota Medan agar warkop di bangun kembali. Dan bisa menemukan kami, agar bisa berdialog dengan bapak Wali Kota Medsn. Agar kami bisa berdiskusi,” kata Ketua Koperasi Pedagang Taman Ahmad Yani Parlin Pangribuan.

Baca Juga:  Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 KM Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

Ia mengaku, para pedagang siap untuk ditata menjadi lebih baik dan akan mengikuti aturan jika dapat kembali berjualan.

“Alasan penggusuran karena aktivitas yang kam lakukan menyebabkan kemacetan. Karena macet ambulans tidak bisa masuk. Pasien meninggal karena terlambat masuk ICU,” ujarnya.

Namun, ia menepis hal itu. Pasalnya, untuk menghindari kemacetan diberlakukan jalur satu arah di Jalan Haji Misbah. “Gak pernah macet disitu, Dishub dan polisi selalu disitu,” ungkapnya.

Ketua Komisi D DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan mengeluarkan beberapa rekomendasi, pertama, mendorong dan meminta kepada Wali Kota Medan Dzulmi Eldin untuk mengengembalikan dan menata pedagang Taman Ahmad Yani.

Baca Juga:  Bobby Nasution Dukung Penataan Kota dan Penguatan Pelayanan Publik di Tanjungbalai

“Mengembalikan aktivitas warkop seperti sedia kala. Kedua, kami minta pedagang mengikuti aturan Pemko,” ucapnya.

Ketiga, merekomendasikan semua pedagang diminta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan itu. Keempat, ia menyarankan agar semua pedagang solid.

“Yang penting bapak-baoak harus solid. Selesaikan permasalahan diantara dan internal. “Kami dari DPRD Sumut akan tetap meminta Pemko Medan untuk segera aktifkan kembali aktifitas warung kopi Taman Ahmad Yani,” pungkasnya. [KM-03]