SERGAI, KabarMedan.com | Minggu pagi (13/10/2019) ribuan orang memadati lapangan yang berada di Desa Martebing, Kecamatan Bangun Bandar, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.
Mereka datang dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri mengikuti lomba lari marathon 42 K, 21 K, 10 K dan 5 K, dengan mengelilingi perkebunan kelapa sawit yang ada di sana.
Kegiatan ini dikemas dalam event Run For Sustainable Oil Palm 2019. Asian Agri juga ikut terlibat menyukseskan event ini. Puluhan karyawannya menjadi peserta marathon 5 K.
Ketua Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI), Bernard Riedo mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan produk-produk yang di hasilkan dari kelapa sawit, sehingga masyarakat mengetahui manfaat kelapa sawit.
“Kegiatan ini juga sebagai kampanye positif tentang kelapa sawit. “Kita juga ingin mengenalkan kepada dunia bahwa industri kepala sawit di Indonesia, dikelola secara sustainable (keberlanjutan) dan ramah terhadap lingkungan,” katanya.
Bernard mengatakan, Indonesia memiliki perkebunan kelapa sawit yang luas, namun kerap dilanda isu negatif (black campaign).
“Kita berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan yang akan dilaksanakan di daerah lainnya,” ujar Bernand yang juga menjabat sebagai Sustainability and Stakeholder Relations Director Asian Agri.
Timbas Ginting, Panitia Pelaksana Run For Sustainable Oil Palm mengatakan, ada sekitar 2.231 peserta yang mengikuti lomba tersebut.
“Para peserta berasal dari Indonesia, Kenya, Inggris, Jerman, Belgia, Singapura, India dan Malaysia,” kata Timbas yang juga Sekretaris Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumut.
Bupati Serdang Bedagai, H Soekirman mengatakan, ada sekitar 80 persen perkebunan di tanah Deli ditanami kelapa sawit baik milik masyarakat maupun dikelola corporate.
“Kelapa sawit kita keberadaannya berdampingan dengan masyarakat sebagai sumber penghasilan. Kita sudah merasakan keberadaan kelapa sawit sebagai tanaman yang ramah terhadap lingkungan,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi acara ini, serta turut andil dalam mempromosikan produk kelapa sawit hingga ke kanca internasional pada saat kunjungan kerja ke Zanjibar Tanzania dan di Korea Selatan beberapa waktu yang lalu.
“Semakin banyaknya event internasional maka Sergai akan di kenal sampai ke mancanegara. Untuk itu, mari kita jadikan Indonesia sebagai tempat yang menjadi tujuan turis mancanegara,” pungkasnya. [KM-03]














