Tiga Kakak Beradik di Labuhanbatu Tewas Tenggelam di Parit Bekoan

LABUHANBATU, KabarMedan.com | Pasangan suami istri Maruba Manalu dan Dongsi boru Ringo-ringo, warga Dusun 6 Wonosari, Desa Sei Baru, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, berduka lantaran kehilangan tiga anaknya yang tenggelam di parit bekoan, Sabtu sore (2/11/2019).

Ketiga bocah yang meninggal adalah Esra Marsaulina br Manalu (14), Agustina br Manalu (12), dan Juniar Pandapotan Manalu (4,4).

Camat Panai Hilir, Hadmansyah menyebutkan, sebelumnya ketiga anak dari lima bersaudara itu bermain-main dan memancing ikan di parit bekoan. Menurutnya, belum diketahui pasti penyebab ketiganya terjatuh ke dalam parit.

Baca Juga:  Toba Caldera Culture Festival 2026 Hadirkan Kompetisi Paduan Suara Internasional

“Tapi kemungkinan salah satu terjatuh lalu ditolong, tapi akhirnya ketiganya ikut jatuh,” katanya, Minggu (3/12/2019).

Menurutnya, ketiga anaknya diketahui tenggelam oleh ayahnya setelah hingga sore hari belum kembali ke rumah. Sekitar pukul 18.00 WIB ketiga anaknya itu ditemukan tenggelam dalam kondisi tak bernyawa.

“Jenazah sekarang di rumah duka. Keadaan rumah ramai pelayat yang turut berduka cita,” katanya.

Baca Juga:  Raih WTP ke-12 Berturut-turut, Bobby Nasution Minta Aparatur Tetap Jaga Integritas

Dusun 6 Wonosari, Desa Sei Baru ini, kata Camat, berada di ujung Kabupaten Labuhanbatu dan bersebelahan dengan laut Selat Malaka dan sedang mengalami air pasang.

“Jaraknya hanya sekitar 2 km saja. Jadi ditambah dengan curah hujan tinggi dan pasang air laut, sehingga air di parit bekoan penuh. Warga sering mengambil air dari parit bekoan itu untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya. [KM-05]