Anak Penderita Gizi Buruk dan Kelumpuhan Otak Jalani Perawatan

MEDAN, KabarMedan.com | M Ananda Sahputra, bocah berusia 5 tahun yang mengalami gizi buruk akhirnya mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara Medan.

Ananda dibawa ke RS Bhayangkara atas atensi Kapolda Sumatera Utara, Irjen Agus Andrianto, dan bantuan Komunitas Respek Peduli.

Ananda merupakan anak dari pasangan Januar Sahputra dan Erni Maryani. Setelah kedua orang tuanya meninggal dunia, Ananda tinggal di Jalan Manggis, Lingkungan 2, Kelurahan Limau Sundai,Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai. Dia dirawat kakeknya Irwanto dan kerabat ibunya.

“Sehari dia (Ananda-red) lahir bapaknya meninggal. Tiga tahun kemudian ibunya meninggal. Di usia tiga bulan badannya mulai kurus,” ujar Irwanto, di RS Bhayangkara Medan, Senin (4/11/2019).

Baca Juga:  Bobby Nasution Tinjau Jalan Rusak di Galang, Pastikan Perbaikan Segera Dimulai dan Galian C Ilegal Ditutup

Irwanto menjelaskan, di usia tiga bulan badan Ananda mulai kurus. Namun dia tidak dibawa ke rumah sakit.

“Ananda hanya diurut aja oleh pihak keluarga,” ujarnya.

Hingga kini usianya 5 tahun, Ananda belum pernah dirawat di rumah sakit, hingga berat badannya menyusut tinggal 10 kilogram.

“Untuk berobat ya hanya kusuk-kusuk saja. Ini kayaknya pernah jatuh tapi enggak dikusuk,” ungkapnya.

Liska dari Komunitas Respek Peduli mengatakan, hasil rontgen menunjukkan bahwa Ananda mengalami kelumpuhan otak.

Baca Juga:  Gubernur Bobby Nasution Dorong Penambahan Event dan Skatepark di Sumut

“Ananda mengalami cerebral spalsy. Kemarin kami bawa rontgen,” jelasnya.

Informasi dari pihak RS Bhayangkara, katanya, Ananda akan ditangani beberapa orang dokter.

“Tadi dr Evi bilang kalau Ananda akan mendapatkan perbaikan gizi dulu,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan, kepolisian merupakan perpanjangan tangan pemerintah. Sehingga negara harus hadir untuk masyarakat yang butuh pertolongan.

“Kekuatan yang dipinjamkan Allah SWT harus digunakan untuk membantu sesama,” pungkasnya. [KM-03]