MEDAN, KabarMedan.com | Lima dari enam korban bom bunuh di Polrestabes Medan yang menjalani perawatan di RS Bhayangkara, kini telah dipulangkan.

Lima orang yang telah dipulangkan, yaitu 3 personel polisi, 1 orang PHL Polrestabes Medan dan 1 orang masyarakat.

“Untuk korban polisi hari ini sudah kembali. Tinggal 1 polisi yang tangannya luka masih dirawat. Untuk masyarakat dan PHL juga sudah pulang,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, di Rs Sakit Bhyangkara Medan, Selasa (19/11/2019).

Baca Juga:  Polres Sergai Bongkar Peredaran Pupuk Palsu dan Penyelewengan BBM Bersubsidi

Enam korban yang sempat menjalani perawatan adalah Kompol Abdul Mutolib selaku Kasi Propam Polrestabes Medan, Kompol Sarponi selaku Kasubbag Bin Ops Polrestabes Medan, Aipda Deni Hamdani Staf Propam Polrestabes Medan.

Kemudian, Brigadir Juli Chandra Staf Propam Polrestabes Medan, Ikhwan Muliadi (masyarakat yang sedang mengurus SKCK), dan Richard Purba (PHL Polrestabes Medan).

Dari enam korban tersebut, tiga orang sempat menjalani operasi, yaitu dua orang personel polisi dan satu pegawai harian lepas (PHL) Polrestabes Medan.

Baca Juga:  Kapolres Sergai Pasang Stiker Pemantul Cahaya ke Sejumlah Truk di Jalinsum Antisipasi Tabrak Belakang

Hingga saat ini, tim Densus 88 dibantu Polda Sumut, Polrestabes Medan dan Polres Pelabuhan Belawan telah mengamankan 30 orang terkait  jaringan terduga pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan.

30 orang yang diamankan terdiri dari 24 laki-laki, 3 perempuan dan 3 orang yang tewas. Mereka yang diamankan memiliki peran berbeda, mulai dari perekrut, perakit bom, bendahara dan eksekutor. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana, komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator.

Please enter your comment!
Please enter your name here