Ada Kerajaan Kupu-Kupu Cantik di Taman Nasional Babul

MEDAN, KabarMedan.com | Salah satu taman nasional di Sulawesi Selatan menawarkan hal yang spesial untuk kamu lho! Datang ke kawasan konservasi ini, kamu harus bersiap untuk disambut dengan ratusan kupu-kupu yang cantik!

Sambutan unik yang pasti kamu sukai itu terdapat di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (lebih populer dengan nama singkatnya – Taman Nasional Babul). Taman seluas 43.750 hektar tersebut berada di wilayah Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep.

Untuk mencapainya, terbanglah terlebih dahulu ke kota Makassar. Maskapai nasional yang bisa melayani penerbangan ke Makassar dari mana saja salah satunya adalah Sriwijaya Air. Tiket murahnya bisa kamu dapatkan melalui pemesanan online di situs Traveloka.

Dari Kota Makassar, kamu tinggal melanjutkan perjalanan darat selama 1-2 jam (jika menggunakan kendaraan pribadi). Akses transportasi angkutan umum yang terjangkau adalah pete-pete (angkot khas Makassar) dari Makassar dengan 3 kali transit ganti mobil.

Wallace menyebutnya “Kerajaan Kupu-Kupu”

Banyaknya kupu-kupu yang mendiami kawasan Taman Nasional Babul menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Keberadaan habitat kupu-kupu ini memang sudah lama menarik perhatian dunia.

Keberadaan tersebut pertama kali diekplorasi oleh Alfred Russel Wallace. Beliau merupakan nama besar dalam dunia biologi dan naturalis dunia yang berasal dari Inggris. Tokoh besar ini melakukan pendataan terhadap flora dan fauna yang ada di kawasan Maros selama 4 bulan antara tahun 1856-1857, dimana ia menemukan 232 jenis kupu-kupu. Kelanjutannya, penelitian tahun 2010 menspesifikan pendataan di wilayah Taman Nasional Bantimurung. Hasilnya diketahui dari 232 spesies yang ada, sekitar 133nya ditemukan di dalam area Bantimurung.

Dalam situs Wikipedia, disebutkan bahwa Taman Nasional Babul menyimpan 20 jenis kupu-kupu dalam status perlindungan pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 7/1999. Beberapa spesies kupu-kupu yang ada di sini termasuk endemik, yang artinya hanya bisa ditemukan di Sulawesi Selatan saja.

Baca Halaman Selanjutnya