AIMI Sumut Jalin Kerjasama dengan Puskesmas Tingkatkan Cakupan ASI

MEDAN, KabarMedan.com | Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Sumatera Utara bekerjasama dengan UPT Puskesmas Kedai Durian, dalam mendukung peningkatan cakupan pemberian ASI (Air Susu Ibu).

Drs. Ali Nafiah, Camat Medan Johor mengatakan, pemberdayaan masyarakat terutama mengenai gizi dan ASI perlu ditingkatkan, khususnya bagi ibu hamil dan ibu menyusui.

“Dari pertemuan ini, diharapkan semakin menggiatkan semua elemen untuk bergerak sehingga masalah kesehatan dapat diselesaikan lintas sektor,” katanya pada Rabu 28 Agustus 2018.

Upaya perbaikan gizi merupakan upaya preventif dan promotif yang tidak hanya menjadi urusan petugas kesehatan tetapi melibatkan seluruh pihak. Untuk itu, pertemuan lintas sektoral dilakukan Kecamatan Medan Johor untuk mengintegrasikan program dan rencana kegiatan.

“Selama ini puskesmas identik dengan tempat berobat dan periksa kehamilan, tapi konseling menyusuinya masih kurang. Karenanya UPT Puskesmas Kedai Durian akan melakukan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, mengenai problematika menyusui dan penanganannya,” ujarnya.

Baca Juga:  Gubernur Bobby Nasution Siap Jembatani Aspirasi Ojol ke DPR RI Asal Sumut

dr. Mardohar Tambunan, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Medan mengatakan, program di puskesmas ada berbagai macam, dalam pelaksanaannya jadi perlu dikerjakan bersama. “Inisiatif dari Puskesmas Kedai Durian bekerja sama dengan AIMI perlu dikembangkan kedepannya,” ucapnya.

dr. Sri Harningsih M.Kes, Kepala Puskesmas Kedai Durian mengatakan, akan membuat kegiatan bersama untuk peningkatan status gizi masyarakat. Rencananya akan dibuat event Gerakan Sayang Ibu pada 22 Desember mendatang. Kegiatan ini dilakukan untuk sosialisasi pentingnya menyusui dan manfaat ASI.

“Event ini rencananya akan melibatkan 100 ibu hamil dan menyusui di kecamatan. Karenanya, perlu dibuat rencana matang,” jelasnya.

Ketua AIMI Sumut, dr RA Dwi Pujiastuti, MKed (Neu), Sp.S menjelaskan, tujuan AIMI adalah peningkatan jumlah ibu menyusui dan bayi menyusu. Lantaran ASI adalah faktor gizi yang sangat penting untuk tumbuh kembang anak yang optimal.

Baca Juga:  MTQ ke-40 Sumut Resmi Dibuka, Bobby Nasution Ajak Implementasikan Nilai Alquran dalam Pembangunan

“Proses menyusui dapat digambarkan sebagai sebuah pita, dimana sisi kanan adalah ibu dan sisi kiri adalah bayi. Artinya, ibu dan bayi sama-sama penting diperhatikan. Pengikat bagian tengah pita agar kuat adalah peranan ayah, keluarga, aparat pemerintah, dan masyarakat,” tambahnya.

Ketua PKK Kecamatan Medan Johor, Deni Alinafiah menungkapkan, Kecamatan Medan Johor merupakan pemenang Gerakan Sayang Ibu di Kota Medan. Gelar ini harus terus dipertahankan dan diwujudkan dalam bentuk kegiatan yang nyata di masyarakat.”Kerjasama seperti ini kami hargai dan harus lebih ditingkatkan lagi,” pungkasnya. [KM-03]