AJI Luncurkan Platform Jurnalisme Data

JAKARTA, KabarMedan.com | Aliansi Jurnalis Independen ( AJI) meluncurkan lama jurnalismedata.id, data platform baru sebagai sarana belajar bagi para jurnalis terkait dengan jurnalisme data.

Ketua AJI Indonesia, Abdul Manan mengatakan, ada dua peluang dari digitalisasi, yaitu pertama, arus data yang sangat melimpah dan kedua banyaknya aplikasi yang menyediakan data untuk kepentingan jurnalistik.

“Jika kita maksimal menggunakan data yang tersedia berkat digitalisasi, maka akan memberi bobot pada pemberitaan kita,” kata Manan, di Hotel Mercure Sabang Jakarta, Senin (4/2/2019).

Baca Juga:  Pegadaian Kembali Raih Best Company to Work For in Asia 2026 untuk Kedelapan Kalinya

Deputi II Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Yanuar Nugroho, pemerintah secara konsisten mendorong kebijakan publik yang berbasis data.

Ia mengingatkan, amanah UU Keterbukaan Informasi Publik harus dipedomani oleh semua lapisan pemerintahan hingga tingkat daerah. Sebab, era digitalisasi harus disikapi dengan keterbukaan, terutama yang berkaitan dengan kepentingan publik.

“Peran media saat ini bukan hanya sekadar memberitakan, namun juga mendidik dan memberadabkan publik,” katanya.

Baca Juga:  Pegadaian Kembali Raih Best Company to Work For in Asia 2026 untuk Kedelapan Kalinya

Ia menjelaskan, pada tahun 2011 Indonesia merupakan satu dari 11 negara yang menginisiasi Open Government Partnership.

“Dari sini pemerintah jelas berkomitmen untuk melakukan open data dalam rangka merespon kemajuan zaman,” sebutnya.

Pemred Tempo.co, Wahyu Dhyatmika menjelaskan, jurnalisme data berbeda dengan konsep jurnalisme konvensional.

“Jurnalisme konvensional lebih mengandalkan kekuatan wawancara, namun jurnalisme data lebih mengandalkan kekuatan data,” pungkasnya. [KM-03]