Amerika Komitmen Terkait Response COVID-19 Melalui Tambahan Bantuan Luar Negeri

Ilustrasi hasil test negatif virus corona.

JAKARTA, KabarMedan.com | Amerika Serikat terus memimpin tugas global melawan pandemi COVID-19, membangun kepemimpinannya selama puluhan tahun di bidang bantuan kesehatan dan kemanusiaan.

Melalui kemurahan hati rakyat Amerika, bantuan luar negeri mampu menyelamatkan kehidupan serta membantu mitigasi kejatuhan ekonomi di seluruh dunia.

“Rakyat Amerika terus membuktikan bahwa mereka adalah kelompok masyarakat yang paling dermawan di dunia, melalui komitmennya dengan tambahan162 juta dolar AS untuk response terhadap COVID-19. Sehingga menambah jumlah total bantuan menjadi lebih dari 1 miliar dolar sejak wabah ini merebak,” kata Michael R. Pompeo, Menteri Luar Negeri dalam keterangannya, Selasa (26/5/2020).

Pendanaan baru yang diumumkan akan terus mendukung intervensi vital dalam bidang kesehatan, penyediaan air, sanitasi, dan kebersihan, perlindungan, dan logistik, serta mulai mengatasi kerawanan pangan yang meningkat sangat cepat akibat pandemi COVID-19.

Baca Juga:  Diduga Menipu, Direktur PT Anta Solusi Adikarya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Pendanaan ini mendukung bantuan makanan darurat, yang merupakan pertama kali dalam penyediaan dana tambahan kami terkait COVID-19 saat ini.

“Bantuan makanan darurat sangat penting karena pandemi COVID-19 telah mengganggu rantai pasokan, membatasi pergerakan, serta menciptakan ketidakstabilan ekonomi makro. Hal tersebut merupakan bagian dari respons kemanusiaan kami yang beragam untuk menyelamatkan nyawa kelompok yang paling rentan terhadap dampak virus mematikan ini,” ujarnya.

Amerika Serikat sebagai sebuah bangsa telah benar-benar memobilisasi untuk melawan COVID-19, baik di dalam maupun luar negeri, dan telah memenuhi komitmen Presiden Trump untuk menyediakan ventilator untuk sekutu-sekutu kami di Afrika, Asia, Eropa, dan Amerika Latin.

Baca Juga:  Diduga Menipu, Direktur PT Anta Solusi Adikarya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Pengiriman tahap pertama ventilator buatan Amerika yang disumbangkan oleh USAID telah tiba di Afrika Selatan pada 11 Mei, dan masih ada lagi yang akan dikirimkan ke mitra dan sekutu kami lainnya.

“Meski sedang memerangi virus ini di dalam negeri, kontribusi sektor bisnis swasta Amerika, kelompok nirlaba, lembaga amal, lembaga keagamaan, dan individu senantiasa melebihi total nilai dunia, dengan nilai sumbangan dan bantuan global lebih dari 4,3 miliar juta, menambah apa yang sudah disediakan oleh pemerintah kami,” pungkasnya. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.