Anggota KPU dan Bawaslu Terpilih Diduga Berpihak ke Parpol Tertentu

Pengamat Politik, Ray Rangkuti. (Foto: Ist)

JAKARTA, KabarMedan.com | Pengamat Politik, Ray Rangkuti menilai dari 12 anggota KPU dan Bawaslu yang terpilih hanya satu yang bukan mantan anggota penyelenggara Pemilu yaitu August Mellaz.

August Mellaz kini diketahui masih menjabat sebagai Direktur Eksekutif Sindikasi Pemilu dan Demokrasi.

“Dari 12 orang itu hanya August Mellaz yang datang dari pengamat atau pemantau pemilu,” ucap Ray dalam konferensi pers hasil pemantauan Fit and Proper Test Calon Anggota KPU dan Bwaslu, dilansir dari Suara.com, Kamis (17/2/2022).

Ray mengatakan ada sisi positif dan negatif dari terpilihnya anggota KPU dan Bawaslu yang latar belakangnya berasal dari mantan penyelenggara Pemilu.

Baca Juga:  Pegadaian Kembali Raih Best Company to Work For in Asia 2026 untuk Kedelapan Kalinya

Sisi positifnya yaitu adanya jenjang karir dari para mantan penyelenggara pemilu yang sebelumnya dari tingkat Kabupaten/Kota naik ke tingkat nasional.

Sementara sisi negatifnya, terpilihnya anggota KPU dan Bawaslu yang berasal dari mantan penyelenggara pemilu justru menimbulkan pertanyaan. Yaitu dugaan adanya lobi-lobi dengan partai politik.

“Negatifnya juga nggak kalah alang-alang kepala ini, yaitu soal apakah benar asumsi yang berkembang bahwa sebetulnya jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan uji kepatutan dilaksanakan telah ada jalinan yang kuat antara mereka dengan partai politik. Itu pertanyaannya,” ujar Ray.

Sehingga, sisi negatif dengan latar belakang mantan penyelenggara Pemilu yang terpilih menjadi anggota KPU dan Bawaslu harus terus diawasi independensi dan profesionalismenya.

Baca Juga:  Pegadaian Kembali Raih Best Company to Work For in Asia 2026 untuk Kedelapan Kalinya

Jika tidak dipantau, dikhawatirkan anggota KPU dan Bawaslu yang terpilih itu ke depan memiliki kecenderungan yang kuat berpihak pada partai tertentu atau calon tertentu.

“Itu yang perlu diawasi di masa yang akan datang, punya keberpihakan yang kuat. Istilah-istilah saya itu kalau anda keras terhadap parpol, anda bakal nggak jadi apa-apa di republik ini,” tuturnya.

Sementara itu, anggota KPU terpilih adalah Betty Epsilon Idroos, Hasyim Asy’ari, Mochammad Afifuddin, Parsadaan Harahap, Yulianto Sudrajat, Idham Holik dan August Mellaz.

Sedangkan anggota Bawasluyaitu Lolly Suhenty, Puadi, Rahmad Bagja dan Totok Haryono. [KM-07]