Banjir Lumpuhkan Jalan Propinsi di Nias 

MEDAN, KabarMedan.com | Banjir yang menggenangi Desa Hilidundra, Kecamatan Lotu, Nias Utara, membuat jalur transportasi dari Nias Utara ke Kota Gunung Sitoli nyaris terputus. Banjir terjadi menyusul luapan Sungai Humala. Debit air meninggi setelah hujan deras melanda kawasan itu.

Air menggenangi ruas jalan sekitar 500 meter dengan ketinggiannya mencapai 1 meter. Air juga merendam ratusan hektar kebun milik warga. Banjir tersebut juga membuat banyak  kendaraan terjebak dan terpaksa menunggu surutnya air.

Baca Juga:  Terima Aspirasi Pendukung MBG, Bobby Nasution Siap Teruskan Petisi Masyarakat Sumut ke Presiden Prabowo

Sebagian kendaraan roda dua terpaksa diangkut dengan digotong beramai-ramai. Jasa ini diberikan sejumlah pemuda setempat.

“Kami membantu warga, dan mereka memberikan jasa kepada kami Rp50 ribu per sepeda motor,” kata salah seorang pemuda bernama Advent Gea.

Menurut seorang pengendara sepeda motor, Khilioara Hura, ruas jalan tersebut kerap dilanda banjir.

Baca Juga:  Bobby Nasution Bantu Penyelesaian Persoalan Retribusi Wisata Air Panas Karo dengan Dua Opsi

“Banjir ini jelas mengganggu karena kejadian ini bukan sekali dua kali. Pemerintah jangan hanya menonton,” tukasnya. [KM-03]