Bentrok di Lahan Garapan Deli Serdang,Seorang Warga Tewas

KABAR MEDAN | Bentrokan kembali terjadi antara warga penggarap dengan kelompok yang diduga dari Organisasi Kepemudaan (OKP) di lahan garapan di Jalan Datuk Kabu,Pasar III, Tembung, Deli Serdang, Senin (4/8/2014). Akibatnya, seorang warga dari kelompok penggarap bernama Alfansyah Munthe aias Ucok Singh (42), warga Jalan Puyuh 11, Perumnas Mandala,tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi saat Ucok bersama sejumlah penggarap lainnya berada dilahan tersebut.Namun, mereka didatangi oleh kelompok diduga OKP sambil menenteng senjata tajam. Bentrokan pun terjadi, namun rekan-rekan Ucok
kabur karena kalah jumlah. Naas bagi Ucok, ia tertinggal dan menjadi bulan-bulanan kelompok penyerang.”Korban tertinggal di lokasi dan terjadilah pembacokan itu. Orang OKP itu yang bacok bang,” kata seorang rekan korban meminta namanya tidak disebut.

Baca Juga:  Darma Wijaya Tinjau dan Santuni Korban Kebakaran di Tanjung Beringin: Hati-hati Bahaya Korsleting Listrik

Ucok tewas dengan sejumlah luka ditubuhnya seperti pada tangan, kepala, hingga kaki. Jenazahnya saat ini berada di RSU Pirngadi Medan untuk kebutuhan otopsi.

Pihak kepolisian sendiri mengaku masih melakuan penyelidikan atas kasus ini.”Masih kita lakukan penyidikan. Korban kita bawa kerumah sakit Pirngadi Medan guna dilakukannya otopsi,” kata Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, AKP Zulkifli Harahap.

Baca Juga:  Darma Wijaya Tinjau dan Santuni Korban Kebakaran di Tanjung Beringin: Hati-hati Bahaya Korsleting Listrik

Sementara itu, Kapolsek Percut Seituan, Kompol Ronald Sipayung mengaku masih melakukan penyidikan kasus tewasnya korban.
“Sementara ini pemicu kasus tewasnya korban diakibatkan bentrok masalah lahan garapan. Untuk kasus ini masih kita dalami siapa saja yang terlibat dalamnya,” katanya.

Ia mengaku, telah membentuk tim untuk memburu pelaku.”Sejauh ini identitas pelaku sudah kita ketahui. Korban diserang sekelo mpok pemuda bersenjata tajam. Bar ang bukti berupa sangkur, batu, sepatu dan topi yang ditemukan dilokasi sudah kita amankan,” jelasnya.[KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.