Berulang Kali Cabuli Anaknya, TN Ditangkap di Jakarta

Ilustrasi

MEDAN, KabarMedan.com | Seorang pria di Toba berinisial TN (41) berulang kali mencabuli anaknya yang masih berusia 9 tahun. Kejahatannya dilakukan dirumah dan terungkap setelah dipergoki istrinya pada akhir 2020 lalu.

Informasi yang diperoleh, sang istri tidak terima dan melaporkan suaminya ke polisi pada 24 Desember 2020. “Sehingga jami kemudian langsung melakukan proses penyelidikan dan penyidikan dalam perkara ini,” ungkap Kasatreskrim Polres Toba AKP Nelson Sipahutar, kepada wartawan, Selasa (23/2/2021)

Dijelaskannya, dari penyelidikan yang dilakukan, korban mengaku sudah dicabuli ayahnya sejak tahun 2018 hingga terakhir kali 21 Desember 2020. “Menurut pengakuan korban perbuatan itu sudah lebih dari 10 kali. Ini dilakukan tersangka pada saat istrinya tidak berada di rumah,” ujarnya.

Baca Juga:  Praperadilan Ditolak PN Sei Rampah, Penetapan Tersangka Cabul Anak di Polres Sergai Sah

Mengetahui dirinya dilaporkan, pelaku langsung melarikan diri ke Medan. Kemudian pada 29 Desember 2020 pelaku bertemu dengan salah satu keluarganya, namun dia mengaku sedang bertengkar dengan istrinya.

Oleh karena itu, atas saran keluarganya itu, pelaku pun berangkat ke Jakarta demi menghindari kejaran polisi. Di Jakarta pelaku bekerja menjadi tukang cuci mobil di daerah Cakung.

Baca Juga:  Dua Pria Dibekuk Polisi Saat Transaksi Sabu di Sarang Narkoba Desa Kota Pari

“Dari informasi yang kita dapat, tersangka ada di Jakarta Timur. Selama 3 hari kami melakukan kegiatan di sana dan tersangka bisa kami dapatkan,” terangnya.

Nelson menerangkan, pelaku berhasil ditangkap pada, Jumat (19/2/2021) di tempat kerjanya tersebut. Saat diinterogasi, kepada polisi dia pun mengakui semua perbuatannya, sehingga langsung dibawa kembali ke Toba untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Alasan tersangka melakukan pencabulan karena tidak cocok dengan istrinya, karena istrinya tak pernah memberikan kebutuhan biologis,” ujarnya. [KM-05]

Berkomentarlah secara bijaksana, komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator.

Please enter your comment!
Please enter your name here