BPC Perhumas Medan “Courtesy Visit” Ke Pabrik Coca Cola Amatil Indonesia

MEDAN, KabarMedan.com | Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (Perhumas) Medan bersama Perhumas Muda Medan, mengadakan kegiatan “Courtesy Visit” dengan mengunjungi pabrik Coca Cola Amatil Indonesia (CCAI), di Jalan Medan – Belawan KM 14, Martubung, Sabtu (7/3/2015).

Kunjungan tersebut diterima oleh Ahmad Nasoha, selaku Corporate Affairs Executive Northern & Central Sumatera Operation PT Coca Cola Distribution Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Nasoha mengajak rombongan BPC Perhumas Medan dan Perhumas Muda Medan meninjau pabrik guna mengetahui proses pembuatan berbagai merek minuman populer di masyarakat yang diproduksi CCAI; seperti Coca Cola, Fanta, Sprite, Ades, dan Pulpy Orange.

“Perusahaan secara konsisten menerapkan aturan kepada semua karyawan terkait dengan kebersihan lingkungan, untuk menjamin higienitas minuman yang diproduksi CCAI. Selain itu kami juga berkomitmen menyalurkan dana CSR perusahaan kepada masyarakat sekitar lokasi pabrik, sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan,” jelas Ahmad Nasoha kepada rombongan.

Ia menjelaskan bahwa perusahaan juga memliki komitmen yang kuat terhadap pengelolaan limbah yang bersahabat dengan lingkungan. Menurutnya, CCAI memiliki sistem pengolahan limbah yang berteknologi tinggi, sehingga limbah yang dihasilkan tidak membahayakan bagi lingkungan.

Sementara itu, Wakil Ketua I BPC Perhumas Medan, Safrin, didampingi Sekretaris Femmy Indriany Dalimunthe, mengaku dengan adanya¬† kegiatan “Courtesy Visit” ke pabrik CCAI ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi pengurus BPC Perhumas Medan dan Perhumas Muda Medan.

“Kita dapat langsung melihat, mendengar, dan mengetahui secara langsung dunia bisnis yang nyata khususnya industri makanan dan minuman. Kegiatan “Courtesy Visit” ini akan rutin kita lakukan ke perusahaan-perusahaan lainnya,” tutur Safrin. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.