Dokter Sarankan Rani Operasi Plastik, Keluarga Terkendala Uang

Ilustrasi. PIxabay

MEDAN, KabarMedan.com | Kondisi Rani (20), korban pembakaran oleh suaminya Nanda (21) di rumahya di Jalan Beringin, Pasar 7 Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan pada Minggu (31/1/2021) mulai membaik. Korban disarankan untuk operasi plastik, namun terkendala uang.

RA, sudah lima hari dirawat di Rumah Sakit Mitra Media yang berada di Jalan Jalan Medan Batangkuis Pasar VIII. Secara perlahan, korban yang dijaga oleh ibundanya, Supriyati (40) sudah mulai bisa berkomunikasi

Warga Jalan Makmur, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan itu ketika dikonfirmasi melalui telepon pada Jumat (5/2/2021) sore mengatakan, dokter bedah yang menangani Rani menyarankan agar dilakukan operasi plastik.

“Dokter bedah yang kemarin itu menyarankan operasi plastik. Biayanya Rp 20 juta-an. Tapi saya gak punya uang. Tagihan pun saya bingung bayarnya gimana,” katanya.

Yati berharap ada dermawan yang suka rela membantu meringankan beban biaya rumah sakit. Anaknya, kata dia, sebenarnya memiliki kartu BPJS namun tidak bisa menanggung biaya untuk pengobatan.

“Rumah sakit sudah minta deposit biaya operasi sebesar Rp10 juta. Saya gak punya uang, jadi keluarga saya pinjam rentenir 10 juta gak dapat cuma 7 juta yang kita dapat,” ucapnya.

Saat ini, Rani masih dalam perawatan di rumah sakit tersebut di ruangan biasa, yakni kelas III. Di ruangan tersebut, sebelumnya ada 3 pasien lainnya. “Saya pasrah saja kepada Allah, jadi saya bawaklah anak saya ini ke ruangan biasa kelas III,” ucapnya.

Kasus ini sedang dalam ditangani oleh kepolisian. Suami korban yang merupakan pelaku pembakaran sudah tertangkap. Kedua kaki pelaku ditembak lantaran melawan saat ditangkap. [KM-05]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.