MEDAN, KabarMedan.com | Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, berharap pusat jajanan malam Ramadhan Fair, tidak hanya sebagai media syiar Islam, tetapi juga wadah pengembangan produk Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM). Harapan tersebut disampaikan Tengku Erry Nuradi saat membuka pusat jajanan malam Ramadhan Fair XIII tahun 2016, di Taman Sri Deli, Jl Sisingamangaraja Medan, Jumat malam (10/6/2016).
Dalam kesempatan itu, Erry mengatakan, Ramadhan Fair yang telah berusia 13 tahun telah merupakan kegiatan rutin saat bulan suci Ramadhan yang kini menjadi icon Kota Medan. Kegiatan tersebut pertama kali diselenggarakan pada tahun 2003 lalu.
“Kita masih ingat, saat pertama kali, stand-stand yang ada hanya dari tenda-tenda kecil untuk pedagang menjual makanan dan minuman berbuka puasa. Belakangan, tumbuh menjadi pusat jajanan malam yang tidak hanya menyediakan makanan dan minuman saja, tetapi juga berbagai produk UMKM,” ujar Erry.
Erry juga mendorong pelaku UMKM memanfaatkan Ramadhan Fair sebagai ajang promosi sekaligus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, baik konsumen dalam kota, luar kota, bahkan dari luar Provinsi Sumut.
“Kita juga melihat ada wisatawan yang datang ke Ramadhan Fair. Ada dari negara tetangga Malaysia bahkan sejumlah wisatawan dari sejumlah negara Eropah. Momentum ini harus dimanfaatkan pelaku UMKM untuk mengembangkan market pemasaran produknya,” saran Erry.
Seiring dengan waktu, Ramadhan Fair terus mendapat perbaikan, termasuk dalam kemasan kegiatan agar lebih menarik dengan menghadirkan kesenian, musik bernuansa religi dari sejumlah band ibukota.
“Hiburan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahim antara masyarakat usai menunaikan ibadah sholat tarawih,” sebut Erry.
Baca Halaman Selanjutnya















